Loading...

RAPAT KOORDINASI BP4K PINRANG BAHAS KLINIK PERTANIAN DAN CYBER EXTANSION PEMKAB

RAPAT KOORDINASI BP4K PINRANG BAHAS KLINIK PERTANIAN DAN CYBER EXTANSION PEMKAB
Rapat Koordinasi Pemantapan Program Kegiatan Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Pinrang Tahun 2015 berlangsung di Aula Kantor BP4K kabupaten Pinrang, Rabu (21/1/2015). Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Pinrang, Ir.H. Muhammad Amir Riu, MP menekankan dalam rapat koordinasi 5 agenda kegiatan yang mendesak untuk dilaksanakan yaitu pertama, optimalisasi Balai Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP3K) Kecamatan sebagai Klinik Pertanian Terpadu, kedua pemantapan BP4K dalam menyambut pameran pembangunan kabupaten Pinrang, ketiga Sasaran Kerja Pegawai (SKP) dan Penilaian Prestasi Kerja Pegawai, keempat pemantapan pengelola website kabupaten, pindu dan Cyber extension BP3K kecamatan dan yang kelima menekankan kepada setiap penyuluh untuk merampungkan penyusunan Recana Defenitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) tahun 2015.H. Amir Riu menjelaskan tahun 2015 ini untuk sementara BP3K Mattiro Bulu, BP3K Tiroang, BP3K Mattiro Sompe dan BP3K Duampanua yang dipersiapkan menjadi klinik pertanian terpadu, namun kedepannya diharapkan agar semua BP3K kecamatan dibenahi untuk menjadi klinik pertanian. Sementara Drh. Elvi Martina mengungkapkan bahwa klinik pertanian terpadu jangan terpokus klinik manusia dan hewan, tapi klinik pertanian tempat pusat pelayanan konsultasi masalah pertanian, perikanan, kehutanan, agribisnis dll, tapi untuk menunjang BP3K menjadi klinik pertanian standar sarana dan prasarananya harus dibenanahi.Rapat koordinasi ini dihadiri sekretaris badan, kabid penyuluhan pertanian dan peternakan, kabid kelembagaan dan SDM, para kepala BP3K kecamatan, penyuluh lapang, pengelola website dan cyber BP3K..Saat ini setiap BP3K di Pinrang memiliki petugas/admin cyber extension pemkab Pinrang yang didanai oleh APBD kabupaten Pinrang.Dalam kesempatan itu admin cyber extansion Kementerian Pertanian, Abdul Salam Atjo menjelaskan semua penyuluh memiliki kesempatan yang sama untuk menulis berita terkait dengan kegiatan penyuluhan di lapangan. Hasil tulisan tersebut diolah oleh petugas cyber di masing-masing kecamatan sebelum dikirim ke admin tingkat kabupaten. Menurut Salam Atjo, menulis bagi penyuluh cukup penting, mengigat segala kenerhasilan petani yang disuluhnya dapat disebarluaskan lewat tulisan kepada petani yang lain.