Sambas : Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas melalui Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan telah melaksanakan Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran UPSUS Dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2015 Tingkat Kabupaten Sambas pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2015 pekan lalu. Penyelenggaraan rakor ini merupakan amanah DIPA Bidang PLA dan ALSINTAN Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalimantan Barat dengan Nomor DIPA-018.08.3.139032/2015 tanggal 14 November 2014 Revisi ke-3 tanggal 6 Mei 2015, dimana sebagai Pejabat Pembuat Komitmennya berada pada Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat. "Adapun maksud dan tujuan diselenggarakannya rakor ini adalah untuk (1) mengkoordinasikan pelaksanaan kegiatan penyelenggaraan penyuluhan yang bersumber dari APBN dan APBD, khususnya untuk mendukung sarana pencapaian swasembada padi, jagung dan kedelai, (2) menyusun rencana monitoring, evaluasi dan supervisi kegiatan penyelenggaraan penyuluhan, termasuk pendampingan GP-PTT, POT, RJIT, dan (3) mensosialisasikan pelaksanaan penyelenggaraan penyuluhan pertanian dalam mendukung swasembada padi, jagung dan kedelai" begitu penyampaian laporan kegiatan Rapat Koordinasi Percepatan Realisasi Anggaran UPSUS Tahun 2015 oleh Ketua Panitia Pelaksana Sumarno, S.TP, yang juga sebagai Koordinator Kelompok Jabatan Fungsional Penyuluh di Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas. Kegiatan rakor yang diselenggaran selama 1 (satu) hari ini diikuti oleh 30 (tiga puluh) orang peserta yang mewakili unsur-unsur dari seluruh Pengelola Balai Penyuluh Kecamatan (BPK)/BP3K, Penyuluh Lapangan PNS, Tenaga Harian Lepas-Tenaga Bantu Penyuluh Pertanian (THL-TBPP) dan Penyuluh Pertanian Swadaya, dengan narasumber yang berasal dari pihak eksternal Provinsi Kalimantan Barat yakni Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat, yang dalam hal ini disampaikan oleh Ir. Suheni (Penyuluh Pertanian Madya), dan pihak internal Kabupaten Sambas dengan 2 (dua) narasumber yakni Bahrul Fuad, S.IP (Kabid Kelembagaan) dan Ridwan, S.PKP (Kabid Penyuluhan) pada Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas. Dukungan Penyuluhan dalam Kegiatan UPSUS di Kalimantan Barat Tahun 2015, disampaikan oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Provinsi Kalimantan Barat. Sosialisasi Kegiatan Percepatan Realisasi Anggaran UPSUS Dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2015 Tingkat Kabupaten Sambas, disampaikan oleh Kepala Bidang Kelembagaan Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas. Peran Penyuluhan dalam rangka Percepatan Realisasi Anggaran UPSUS Dana Dekonsentrasi Tahun Anggaran 2015 Tingkat Kabupaten Sambas, disampaikan oleh Kepala Bidang Penyuluhan Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas. Rapat koordinasi ini dibuka secara resmi oleh Kepala Badan Ketahanan Pangan, Penyuluhan Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kabupaten Sambas M. SYERLY, S.Sos, M.Si. Dalam sambutannya beliau menekankan pentingnya Sinergisitas dan Koordinasi antar pihak baik pengelola, pelaku aribisnis dalam rangka mewujudkan fungsi penyuluhan pertanian yang efektif dan efisien guna mencapai cita-cita pembangunan pertanian di segala sub sektornya. selain itu, transpransi dan akuntabilitas pelaporan juga menjadi perhatian. Apalagi Pemerintah Pusat menghendaki dalam peningkatan swasembada padi, jagung dan kedelai (PAJALE), peran aktif Penyuluh Lapangan baik dari unsure PNS, THL-TBPP, Penyuluh Pertanian Swadaya dan Penyuluh Pertanian Swasta dalam upaya tersebut sangatlah diharapkan. Upaya utama untuk mencapai cita-cita pembangunan pertanian ini, lebih adanya peningkatan koordinasi dan komunikasi Top Down & Bottom Up atau Komunikasi Dua Arah, khususnya dalam kaitannya dengan administrasi, imbuhnya, Jika terdapat suatu kejanggalan atau kekeliruan dalam pengelolaan pengadministrasian surat menyurat, hendaknya tidak malu bertanya atau datang langsung ke kantor meminta penjelasan, ujarnya mengakhiri sambutannya.