DI dunia pertanian, Refugia bukanlah nama yang asing, akan tetapi... sudahkah petani Indonesia umumnyua dan Kecamatan Dente Teladas khususnya mengenal nama itu???!!! Bahkan menjadikannnya sahabat di dunia pertanian ???!!! Nah.. untuk petani yang belum mengenal manfaat dari tanaman Refugia, bahkan belum pernah mendengar nama "Refugia", maka berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai Refugia. Apa dan Siapa itu Refugia???!!! Mengapa ia disebut sahabat petani ???!! Refugia adalah pertanaman beberapa jenis tanaman yang dapat menyediakan tempat perlindungan, sumber pakan, atau sumber daya lain bagi musuh alami seperti predator dan parasitoid (Nentwigt, 1998 ; Wratte et al., 1998). Dengan kata lain Refugia memiliki manfaat sebagai berikut (Sumber : Informasi Dosen Agroteknologi FP UnSoed Purwokerto Bpk. Mujiono dalam Tribun Jateng.Com) 1. Sumber Nektar atau pakan bagi musuh alami baik parasitoid, maupun pathogen serangga (enthopatogenic). 2. Mikrohabitat yang diharapkan mampu memberikan kontribusi bagi usaha konservasi musuh alami melalui peningkatan laju reproduksi musuh alami. 3. Terciptanya agroekosistem yang seimbang karena jumlah hama yang ditekan dengan keberadaan musuh alami masih dalam ambang batas ekonomi. (Lucyanna Ginting S.P.) Beberapa jenis yang terkenal antara lain : Dari Jenis Tanaman Hias 1. Bunga Matahari (Helianthus Annuus) 2. Bunga Kertas (Zinnia Verufiana, Zinnia Acerosa, Zinnia Grandiflora, Zinnia Elegans) 3. Bunga Kenikir (Cosmos Caudatus) 4. Bunga Tagetes /Tahi Kotok ( Tagetes Erecta L.) 5. Dan bebeapa bunga maupun gulma lain. Disebut sebagai sahabat petani karena Refugia mampu mengendalikan OPT antara lain : 1. Wereng Batang Coklat (WBC) 2. Walang Sangit 3. Kutu 4. Ulat (penyebab Sundep, pemggulung tanaman padi, atau penggerek daun pada tanaman sayuran. 5. Jangkrik 6. Blast dan Jamur Tanaman Refugia sebaiknya ditanam sebelum tanamn pokok, mislnya tanman padi, agar tanaman Refugia telah berbunga saat musim tanam dimulai. Kelebihan lain jika kita menanam Refugia di areal sawah adalah sbb: 1. Pengendalian OPt dengan cara ini lebih murah, mudah, dan tidak memberikan efek samping. Jika selama ini petani menggunakan pestisida kimia (anorganik), maka biaya yang dibutuhkan cukup besar, apalagi jika pengendalian dilakukan berkali kali. Demikian juga lahan dan udara akan tercemar oleh zat - zat kimia yang dikandung oleh pestisida. 2. Mampu memenuhi salah satu unsur pengendalian OPT secara terpadu (Komponen PHT). 3. Menjadikan areal sawah menjadi lebih indah layaknya taman bunga, sehingga mampu menciptakan agroekosistem yang lebih baik menuju sistem pertanian berkelanjutan (Sustainable Agriculture). Nah..dengan mengenal Refugia "Si Cantik Sahabat Petani" ini, semoga petani-petani dikecamatan Dente Teladas khususnya berminat untuk mengembangkannya di areal persawahan. Dibuat oleh : Satfitri Listriningtyas, S.P. THL TBPP Kecamatan Dente Teladas Kabupaten Tulang Bawang Lampung Beberapa Sumber : Tribun News (23 Nov 2018, dilihat tanggal 4 Juli 2019) Materi Penyuluhan dari BPP Ketindan. bppsdmp.pertanian.go.id Cyber Extension : Materi Penyuluhan Lucyana Ginting, S.P. Www.researchgate.net