Loading...

REMBUG TANI KAMPUNG NEGARA BUMI UDIK

REMBUG TANI KAMPUNG NEGARA BUMI UDIK
Komoditas kedelai sudah umum dimanfaatkan sebagai bahan baku untuk pembuatan tahu, tempe, kecap dan susu kedelai serta pakan ternak. Namun dewasa ini kedelai tidak hanya digunakan sebagai sumber protein, tetapi juga sebagai pangan fungsional yang dapat mecegah timbulnya penyakit-penyakit degeneratife, seperti jantung koroner dan hipertensi. Zat isoflavon yang ada pada kedelai ternyata berfungsi sebagai antioksidan. Dengan beragamnya penggunan kedelai menjadi pemicu peningkatan kebutuhan komoditas ini. Saat ini harga kedelai di pasar internasional naik 100%. Kalau diawal 2007 harga kedelai masih 300 dollar AS per ton, di akhir tahun 2007 meningkat menjadi 600 dollar per ton. Kenaikan harga kedelai di pasar dunia berdampak langsung terhadap kanaikan harga kedelai di dalam negeri. Pemerintah Indonesia kembali menggalakkan menanam kedelai untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri. Berbagai upaya dilaksanakan pemerintah untuk mendorong peningkatan produksi kedelai, antara lain melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi. Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, penyediaan varietas unggul memegang peranan penting. di samping penerapan teknologi budidaya lain, sarana produksi, penyuluhan, dan jaminan pasar yang baik. Mensukseskan program pemerintah tersebut bukanlah hal yang mudah, karena beberapa daerah di Indonesia memeliki permasalahan dalam meningkatkan produksi kedelai. Seperti halnya di Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian (WKPP) Kampung Negara Bumi Udik Kecamatan Anak Tuha, terkendala dengan adanya alih fungsi lahan, penggunaan benih bermutu, keterbatasan air dan pengetahuan petani tentang teknik budidaya kedelai yang belum optimal. Untuk mengatasi hal tersebut maka dilakukan Rembug Tani agar pengurus kelompok tani dan pengurus gapoktan yang ada di WKPP Kampung Negara Bumi Udik bisa duduk bersama kepala BPP, PPK dan Penyuluh Pendamping untuk membicarakan akar permasalahan yang ada serta mencari cara pemecahan masalah yang tepat, sehingga dapat meningkatkan produksi Kedelai di Kampung Negara Bumi Udik. II. TUJUAN DAN SASARAN 2.1 Tujuan Tujuan dari Rembug Tani dalam rangka UPSUS Peningkatan Produksi Kedelai adalah sebagai berikut :1. Mengidentifikasi masalah dan cara pemecahan masalah.2. Merencanakan dan menyusun jadwal usaha tani. 2.2 SasaranSasaran dari Rembug Tani dalam rangka UPSUS Peningkatan Produksi Kedelai adalah sebagai berikut :1. Kelompok Tani komoditi kedelai yang ada di WKPP Kampung Negara Bumi Udik.2. Gapoktan yang ada di WKPP Negara Bumi Udik. III. PELAKSANAAN 3.1 Waktu PelaksanaanRembug Tani dalam rangka Peningkatan Produksi Kedelai telah dilaksanakan pada tanggal 25 April 2018 bertempat di Kantor Gapoktan Kampung Negara Bumi Udik. 3.2 MetodePelaksanaan Rembug Tani di Kampung Negara Bumi Udik Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah dilakukan dengan metode Pembelajaran Orang Dewasa yaitu Ceramah, diikuti dengar pendapat, diskusi, rumusan hasil serta rencana tindak lanjut (RTL). 3.3 Out PutTersusunnya pemecahan permasalahan dan rencana kegiatan usaha tani dalam rangka peningkatan produksi Kedelai pada kelompok tani dam gapoktan Kampung Negara Bumi Udik Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah. IV HASIL 4.1 Identifikasi Masalah Dari hasil rembug tani diidentifikasi masalah-masalah yang menyebabkan produksi kedelai di WKPP Kampung Negara Bumi Udik belum maksimal. Masalah tersebut adalah sebagai berikut :? Tidak tersedianya jadwal usaha tani yang menjadi acuan petani untuk budidaya kedelai.? Tidak ada minat petani untuk menanam kedelai 4.2 Upaya Pemecahan Masalah Berdasarkan hasil rembug tani maka disepakati beberapa usaha untuk memecahkan masalah yang menyebabkan produksi kedelai di WKPP Kampung Negara Bumi Udik belum maksimal. Usaha-usaha tersebut adalah sebaai berikut : ? Tidak tersedianya jadwal usaha tani yang menjadi acuan petani untuk budidaya kedelai Jadwal usaha tani sangat dibutuhkan petani untuk menentukan waktu tanam, jenis varietas yang ditanam, jenis hama/penyakit, curah hujan, dan lain-lain. Untuk itu dalam rembug tani ini disusun jadwal usaha tani selama satu musim tanam. ? Tidak adanya minat Petani untuk Menanam Kedelai Tidak adanya minat petani untuk menanam kedelai menyebabkan luas tanam dan luas panen kedelai di WKPP Kampung Negara Bumi Udik berkurang, yang berimbas pada menurunnya jumlah produksi. Petani banyak memilih menanam jagung dan ubi kayu, hal ini diakibatkan karena biaya sarana produksi yang tinggi seperti benih, pupuk dan pestisida serta biaya tanam. Tingginya biaya sarana produksi tidak diimbangi dengan peningkatan produksi yang maksimal, sehingga di saat panen petani banyak yang rugi. Untuk membangkitkan minat petani untuk bertanam kedelai maka akan ditempuh langkah-langkah sebagai berikut : ? Melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap petani kedelai agar mampu melaksanakan teknik budidaya kedelai yang tepat sesuai dengan rekomendasi sehingga produksinya meningkat.? Memfasilitasi petani untuk mendapatkan benih unggul yang memiliki potensi hasil yang tinggi.? Melaksanakan pengawasan dan pendampingan program pemerintah, sehingga bantuan tersalurkan tepat sasaran sesuai peruntukannya.