Loading...

Rembug Tani kegiatan Sekolah Lapang (SL) Komoditi Padi BPP Peureulak Kabupaten Aceh Timur

Rembug Tani kegiatan Sekolah Lapang (SL) Komoditi Padi BPP Peureulak Kabupaten Aceh Timur
Pertanian merupakan sumber mata pencarian masyarakat khususnya di Kabupaten Aceh Timur. Pertanian di Aceh Timur mengalami peningkatan produksi setiap tahunnya khusus pada produksi tanaman padi, tetapi hal ini bertolak belakang terhadap potensi dan kemampuan petani dalam budidaya tanaman padi yang baik dan benar agar tidak berdampak buruk pada lingkugan. Petani aceh timur sangat membutuhkan pembelajaran dan bimbingan dalam budidaya tanaman padi, dengan ada program yang dibuat oleh Kementerian Pertanian salah satu ialah Sekolah Lapang (SL) dan Dinas Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Pamkab Aceh Timur sanagat antusias dengan program ini diharapkan dengan program ini petani mendapat ilmu baru dan pengalaman dalam budidaya tanaman padi. Sekolah Lapang merupakan salah satu program pembelajaran non formal bagi petani yang dilakukan langsung dilapangan. Kegiatan Sekolah Lapang dilaksanakan di Desa Bangka Rimung/WKPP Nurul Akla dalam rangka menyusun rencana kegiatan usaha tani dan menyesuaikan jadwal kegiatan kursus serta mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi petani pada budidaya padi agar dapat meningkatkan produksi dan produktifitas komoditi padi sebagai pangan strategis nasional, dimana pada masing-masing lokasi dilakukan sebanyak 4 (empat) petemuan, 3 kali pertemuan difasilitasi dan 1 kali pertemuan swadaya. Kegiatan SL di WKPP Nurul Akla dilaksanakan oleh Sufina yang didampingi oleh (Nuraini, SP kepala BBP peureulak, Awaluddin BABINSA mitra penyuluh, Hamimah THLTB, Cut Dewi Azmi, SP THLTB, Hari Jumadi Penyuluh Swadaya, Fadliana Penyuluh Swadaya, Julian Dani penyuluh swadaya). Hasil dari Rembug Tani yang dilakukan di Desa Bangka Rimung pada hari Jumat tanggal 25 Agustus 2017 memiliki permasalahan yang dihadapi petani meliputi: Penggunaan benih yang yidak bernas (benih kosong), Pola Pemupukan dan rekomendasi pemberian pupuk yang tidak sesuai, Pembuatan Pupuk Bokasi, dan Pengendalian Hama dan Penyakit yang tidak tepat sasaran. Meningkatkan produksi tanaman padi tidak terlepas dari interaksi antara petani dengan penyuluh, kegiatan Sekolah Lapang (SL) diharapkan dapat menyaring lebih banyak permasalahan di tingkat kecamatan dan sehingga dapat ditanggulangi dengan cepat. Sekolah Lapang di WKPP Nurul Akla berjalan lancar hal ini tidak terlepas dari peran Siad Junaidi, SP (Kabidluh Dinas Ketahanan Pangan Pamkab Aceh Timur), Nuraini, SP (Kepala BPP Peureulak Pamkab Aceh Timur), dan Sufina (penyuluh Pamkab Aceh Timur) dalam monitoring, supervisi dan mengevaluasi Kegiatan SL yang dilaksanakan di WKBPP Peureulak. Penulis: Ade Alavan, SP, Sufina, Admin Cyber Extention.