Loading...

SIAP KAWAL DAN DAMPINGI PETANI KEDELAI APBNP 2017 UPT BPP KECAMATAN CULAMEGA

SIAP KAWAL DAN DAMPINGI PETANI KEDELAI APBNP 2017 UPT BPP KECAMATAN CULAMEGA
SIAP KAWAL DAN DAMPINGI PETANI KEDELAI APBNP 2017UPT BPP KECAMATAN CULAMEGA Komoditas kedelai merupakan salah satu komoditas yang memiliki posisi penting dan strategis dalam perekonomian nasional sebagai bahan baku pembuatan tahu dan tempe . Oleh karena itu pemerintah menetapkan komoditas kedelai sebagai salah satu komoditas prioritas untuk di kembangkan , di samping padi dan jagung. Demikian di sampaikan Kepala Dinas Pertanian Kab. Tasikmalaya Dr.H. Mohamad Zen dalam sambutannya pada acara Sosialisasi kedelai APBN-P tahun 2017, bertempat di Dinas Pertanian Kab. Tasikamalaya (Oktober 2017). Pada Kesempatan tersebut beliau juga mengintruksikan semua jajaran Dinas Pertanian (Mantri Tani dan Penyuluh) supaya dapat mensukseskan Kegiatan Kedelai APBNP. Dikatakan pula, Pemerintah berkeinginan untuk memenuhi kedelai dari produksi dalam negeri, oleh karena itu peningkatan produksi kedelai terus di dorong dengan mengalokasikan anggaran melalui Pengembangan Kedelai Reguler dan Keledai Refocusing di lahan Perhutani serta Pengembangan Kedelai APBN-P. Peluang ini harus di manfaatkan mengingat Kabupaten Tasikmalaya memiliki potensi yang cukup luas untuk pengembangan kedelai , baik lahan di lahan masyarakat, perkebunan , kehutanan maupun di lahan Perum Perhutani.Lebih lanjut di katakan Kadis Pertanian , Upaya pengembangan kedelai tentunya tidak terlepas dari berbagai kendala dan tantangan , khususnya kepastian harga dan pemasaran hasil . Para petani saat ini sudah mulai jeli melihat potensi dan peluang pasar dalam menentukan komoditas yang akan di tanam, apabila tidak ada garansi harga maka petani akan beralih menanam komoditas lain yang lebih memberi jaminan keuntungan yang memadai. Dan diharapkan melalui Gerakan Tanam Serentak Kedelai 2017 ini bisa meningkatkan produksi dan produktivitas kedelai di Kabupaten Tasikmalaya, sehingga dapat memotivasi para petani untuk menanam kedelai dengan memanfaatkan lahan-lahan kering dan lahan marginal kosong yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi , serta lahan bekas panen padi sehingga areal tanam kedelai meningkat.Sementara itu Kecamatan Culamega untuk penanaman APBN P kedelai memperoleh tambahan seluas 500 H Sebanyak 5 Desa dan 21 Kelompok Tani. Selain melibatkan Penyuluh dan Mantri Tani pemerinatah pusat dalam hal ini Kementan juga melibatkan Alumni dan Pemuda Tani untuk mengawal dan mendampingi kegiatan kedelai APBNP 2017. Dalam hal ini dikecamatan culamega jumlah pendamping sebanyak 18 Orang Alumni Dari Universitas Siliwangi (UNSIL) dengan demikian waktu pendampingan selama 2 bulan (Oktober-November 2017).