Loading...

SIDAK PAJALE MENUJU SWASEMBADA

SIDAK PAJALE MENUJU SWASEMBADA
Bupati Penajam Paser Utara Memimpin Kegiatan Kunjungan Kerja Ke salah satu Lahan Pengembangan Program UPSUS khususnya pengembangan tanaman Kedelai di Kecamatan Babulu Kabupaten Penajam Paser Utara. Kunjungan Kerja yang dilaksanakan pada hari Senin, tanggal 27 Juli 2015 ini dilaksanakan bersama Wakil Bupati Penajam Paser Utara Mustaqim Mz ini di dampingi langsung oleh Kepala Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara Surito, SP.MP beserta Kepala Seksi dan Kepala SubBag yang ada di Lingkup Kantor Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Penajam Paser Utara. Pejabat lain yang juga hadir dalam kunjungan Bupati Penajam Paser Utara antara lain : Kepala Dinas Pekerjaan Umum Andi Dahrul, Camat Babulu Andi Trisaldy, Komandan Kodim 0913 PPU Letkol Czi Adi Suryanto. Dalam Kunjungannya Bupati Yusran Aspar Mengaku merasa simpatik dengan para petani yang ada di Kecamatan Babulu dalam mengoptimalkan Potensi Lahan yang dimiliki dengan menanam kedelai sebagai salah satu komoditas pendukung program Swasembada Pangan, Padi Jagung dan Kedelai (PAJALE) ketika lahan sawah mereka mengalami kekeringan dilanda kemarau yang cukup panjang. Langkah penanaman Kedelai ini merupakan langkah yang tepat seiring dengan Kurangnya ketersediaan air yang ada di Saluran Primer dan Sekunder untuk mencukupi pengairan sawah mereka yang semestinya pada bulan-bulan ini memasuki Musim Tanam II (MT II) atau yang biasa dikenal dengan musim Gadu. Lokasi Pengembangan Kedelai di Kecamatan Babulu yang dikunjungi Oleh Bupati Penajam Paser Utara Beserta Rombongan berada di Kelompok Tani Dewi Sri Kecamatan Babulu. luas lahan pengembangan kedelai di Kecamatan Babulu sendiri mencapai luasan 100 Hektare dikelola oleh empat Kelompok Tani yang ada di Lingkup Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Babulu. Lahan-lahan tersebut sebagian besar merupakan lahan sawah yang kering dan tidak mendapat pasokan air yang selama ini mengharapkan pasokan air dari tadah hujan. Budidaya kedelai sendiri telah berlangsung beberapa tahun terakhir di kecamatan Babulu, karena tidak dapat menanam padi dua kali dalam setahun, maka petani memaksimlkan lahan dengan menanam Kedelai. Ketua Kelompok Tani Dewi Sri Bahruddin Menjelaskan Dengan estimasi lama pemeliharaan tanaman kedelai memakan waktu tiga bulan dan hasil produksi dapat mencapai 1,5 Ton per hektare dengan harga jual Rp. 8.000,- didapatkan penghasilan kotor Rp. 12.000.000,- Jika dikurangi dengan biaya produksi Rp. 5.000.000,- / Hektare, maka penghasilan bersih petani kedelai Rp. 7.000.000,- / 3 Bulan atau Rata-rata Rp. 2.300.000,- / Bulan setiap satu Hektare lahan Kedelai yang dimiliki petani. Admin Cyber Extension Penajam Paser Utara