Loading...

SISTEM LAKU SUSI

SISTEM LAKU SUSI
Inilah salah satu wajah Sistem Latihan dan Kunjungan (LAKU) yang masih berjalan Balai Penyuluhan Kecamatan Tanjung Selor merupakan salah satu BPP dari 6 (enam) BPP yang ada di Wilayah Kabupaten Bulungan Kaltim. BPP Tanjung Selor didukung penyuluh sebanyak 11 Penyuluh PNS dan 2 THL-TB PP dengan Jumlah kelompoktani binaan terdapat 79 kelompok. Kegiatan rutin bulanan dilaksanakan satu bulan sekali, namun kegiatan kerja bakti dan pengelolaan lahan percontohan di BPP dilaksanakan tiap minggu sekali. Mengingat di Kabupaten Bulungan hari kerja selama 5 (lima) hari kerja, maka acara rutin mingguan di BPP di gunakan untuk kerja bakti di lahan sekitar BPP dan juga dimanfaatkan untuk menyelesaikan adminstrasi para penyuluh. Kegiatan petemuan bulanan yang sampai saat ini masih berjalan diisi materi dari dinas instansi terkait sesuai dengan kebtuhan materi pertemuan, penyuluh pertanian yang berada di kabupaten sebagai ajang penyampaian materi pembinaan kepegawaian, serta bila terdapat materi yang kosong akan digunakan dengan materi SAPA (Sampaikan Pengetahuan Anda) dari masing-masing penyuluh, sebagai wahana saling asah, asuh, asih Asah; memiliki pengertian saling belajar terhadap inovasi baru yang bersumber dari pengalaman lokalita atau dari sumber Balai Penelitian yang sempat deperolehnya baik dari inovasi teknologi SINAR TANI maupun pustaka lainnya. ASUH: memiliki pengertian saling membimbing, saling membina, saling kerja sama, dan saling memberi agar terjadi saling keakraban untuk membangun kekeluargaan profesi yang bermuara pada keharmonisan sesama antar penyuluh.Asih: memiliki pengertian untuk mengurangi bahkan meniadakan kesenjangan para penyuluh baik dari segi senioritas maupun yunioritas, adanya wahana keterbukaan yang saling menerima dan memberi (Take and Give) sehingga akan tercipta suasana kebatinan sesama penyuluh, ini akan sangat berdampak positif untuk menciptakan suasana penyuluah yang selama ini lesu, pada akhirnya akan menjadikan kekompakan korps penyuluh dan menyadarkan kembali ikatan emosional. Disamping adanya pelatihan melalui pertemuan rutin di BPP, penyluh melakukan kunjungan lapangan secara bersama-sama di suatu kelompok secara bergiliran di setiap wilayah binaan untuk membimbing (mengadakan penyuluhan) secara langsung terhadap kegiatan usahatani yang sedang berjalan dilapangan. (F.Hendro P)