Urutan dalam sistem menejemen kandang ayam kampung dimulai dengan kandang pemanas / pengganti indukan sampai dengan kandang pembesaran, berikut adalah uraiannya : Kandang BreederKandang breeder adalah kandang pengganti indukan, yang fungsinya menjaga suhu dan melindungi si anak ayam dari predator. Kandang breeder harus memenuhi criteria sebagai berikut: Cukup ruangBreeder harus cukup menampung jumlah DOC sesuai dengan maksimal masa pertumbuhan. Hal ini dikarenakan apabila ruang terlalu sempit, DOC akan saling berkompetisi dalam mendapatkan oksigen maupun ransum. Hal ini masih ditambah masalah kesehatan berupa amoniak dan suhu yang terlalu tinggi Suhu terjaga dalam sekala tertentuSuhu pemanas pada breeder sebaiknya disesuaikan dengan tahapan kebutuhan suhu untuk DOC yaitu kisaran 35?-33?C yang dijaga kesetabilanya. Karena dalam hal ini DOC belum mampu menghasilkan suhu yang dibutuhkan tubuh si anak ayam bila kurang hangat dan belum mampu bertahan apabila suhu terlalu panas Melindungi dari predatorKita tentu tahu apabila pada tahap DOC ini, si anak ayam masih terlalu rentan terhadap gangguan predator. Bahkan bau amis yang ditimbulkan DOC pasca menetas akan mengundang predator untuk mendekat. Jadi kita harus memastikan breeder aman dan kuat. Sirkulasi dan kelembaban udara terjagaHampir semua makhluk hidup membutuhkan cukup oksigen untuk melakukan metabolism tubuh. Maka berlaku juga untuk si anak ayam agar cepat tumbuh. Oleh karena hal itu kita pastikan udara dan kelembaban dalam breeder terjaga. Peralatan makan dan minum mencukupiBetepa pentingnya penentuan jumlah alat makan ini. Jumlah yang tepat akan memudahkan si anak ayam untuk mendapat asupan pakan yang mereka butuhkan. Sehingga pakan yang diberikan tidak kurang maupun terbuang percuma. Terjaga kebersihanyaTentu semua orang tahu apa pengaruh kebersihan bagi kesehatan. Baik kesehatan luar ataupun dalam breeder Praktis dalam penggunaanyaSemakin praktis breeder yang kita gunakan, maka semakin cepat proses perlakuan pada si anak ayam. Tentu kita tak ingin DOC yang kita pelihara strees akibat prosedur pelaksanaan yang rumit bukan? Kandang PembesaranKandang pembesaran adalah kandang tahap akhir, yang fungsinya sebagai kandang tempat ayam tumbuh dan melakukan semua kegiatan si ayam sampai pada masa panen. Kandang pembesaran harusnya dibuat senyaman mungkin bagi ayam untuk memaksimalkan pertumbuhan. Kandang ini harus memenuhi criteria sebagai berikut:1. Cukup ruang2. Cukup cahaya matahari3. Sirkulasi dan kelembaban udara terjaga4. Peralatan makan dan minum mencukupi5. Terjaga kebersihanya Adapun spesifikasi menurut bagian-bagian kandang:1. Atap Atap yang baik adalah atap yang mempunyai criteria sebagai berikut:1. Tinggi : min 2,5 meter2. Transparansi atap : 1 transparan / 8 gelap3. Bahan :? Gelap : asbes / genting? Transparan : fiber / genting kaca2. Dinding Dinding yang baik adalah dinding yang mempunyai criteria sebagai berikut:1. Memiliki lubang pernafasan2. Bahan : kawat ram / bambu bilah3. Tirai : gelap / transparan dan dapat dibuka-tutup3. Alas Alas yang baik adalah alas yang mempunyai criteria sebagai berikut:1. Dapat dengan mudah menyerap air2. Bahan : batu bata / cor block / lantai semen kasar3. Kontruksi : padat dan mudah dibersihkan 4. Peralatan KandangPeralatan kandang adalah peralatan yang mendukung oprasional harian kandang. Walaupun terlihat sederhana namun peralatan ini sangat berpengaruh bagi kesehatan dan pertumbuhan bila diabaikan. Adapun peralatan kandang yang digunakan adalah:1. Gantungan ransumGantungan yang baik adalah gantungan yang tinggi kaitnya mudah diatur ketinggianya dan praktis. Adapun bagian kait ini adalah: Tali plastik, Pengatur ketinggian, Kait besi 2. Tempat makanTempat pakan ayam yang baik sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan si ayam itu. Dikarenakan tiap jenis tempat pakan mempunyai tingkatan-tingkatan berdasar kemampuan si ayam dalam pemakaiannya. Hal ini dapat berpengaruh pada pertumbuhan, optimalisasi asupan ransum maupun FCR. 3. Tempat minumTempat minum yang kita gunakan prinsipnya adalah sama dengan tempat pakan, yaitu disesuaikan kebutuhan dari si anak ayam. Hal itu dikarenakan bibir penampung botol tempat minum air mempunyai ketinggian yang berbeda-beda, jangan sampai si anak ayam kesulitan menjangkau atau bahkan sampai masuk kedalam bibir penampung air Cara penggunaan perlengkapan kandangDari semenjak awal sudah ditekankan bawa penggunaan peralatan kandang harus disesuaikan dengan kebutuhan ayam. Berikut ini adalah langkah-langkah penggunaan tempat pakan yang tepat untuk kebutuhan ayam, baik pada masa breeder maupun masa pembesaran:1. Masa breeder1. Tempat pakan:Tempat pakan pada masa breeder adalah jenis tempat pakan yang sederhana dimana cara penggunaanya adalah dengan menaruh di alas kandang.2. Tempat minum:Dalam hal ini tempat minum perlu di naikan pada ketinggian bibir penampung air setinggi bahu DOC. Hal ini agar anak ayam tidak masuk kedalam bibir penampung air pada botol. Untuk menaikan ketinggian botol dapat dilakukan dengan mengganjal dengan kayu atau menggunakan tali penggait yang dapat diatur ketinggianya.2. Masa pembesaranPada masa ini baik tempat pakan ataupun tempat minum dalam posisi digantung. Jadi adapun persiapan yang harus dilakukan adalah sebagai berikut:1. Memasang tali dan merangkainya dengan pengatur ketinggian dan kait.2. Memasang tempat minum:Setelah rangkaian tali dan kait terpasang maka tempat minum dapat dipasang pada rangkaian tersebut. Apabila ketinggian belum sesuai maka dapat diatur dengan menaikan atau menurunkan tempat minum dengan pengatur ketinggian.3. Memasang tempat pakan:Perbedaan pemasangan tempat makan dengan tempat minum hanyalahAdanya penutup tempat pakan. Pemutup tempat pakan ini terbuat dari belahan bola plastik yang dilubangi ditengahnya dan dimasukan tali pengait. Catatan:Tinggi tempat pakan dan minum beracuan pada tinggi bibir penampung. Di mana tinggi bibir penampung sejajar dengan tinggi rata-rata pundak ayam dan terus-menerus disesuaikan dengan pertumbuhan ayam. Sumber : www.ayamkampungku.com