Loading...

SL UPSUS Jagung - Hama Penggerek Tongkol Jagung

SL UPSUS Jagung - Hama Penggerek Tongkol Jagung
SL JAGUNGHAMA PENGGEREK TONGKOL JAGUNG Penggerek Tongkol Jagung (Helicoverpa armigera) Untuk mengendalikan hama dan penyakit, maka pendekatan pengendalian hama dan penyakit secara terpadu (PHT) masih menjadi rekomendasi prioritas. Jika harus menggunakan pestisida kimia, maka prinsip dosis, bahan aktif dan waktu pemberian harus menjadi perhatian dengan mengacu pada anjuran teknis yang tersedia pada label setiap produk komersial.Salah satu faktor penentu budidaya jagung adalah kemampuan untuk mengendalikan hama tanaman jagung. Kerusakan yang ditimbulkan oleh hama tanaman jagung terutama penggerek tongkol jagung yang dihasilkan juga akan sangat menurunkan kuantitas produksi tanaman jagung.Gejala serangan:- Telur diletakan pada pucuk tanaman. Jika tongkol sudah keluar, telur diletakkan pada rambut jagung.- Telur menetas 3-9 hari (22,5 – 17 0C)- Larva terdiri atas 5-7 instar, tetapi umumnya 6 instar, dengan waktu perkembangan selama 12 – 23 hari dengan suhu 24 – 27,20C PENGENDALIAN HAMA H. armigera 1. Pemanfaatan musuh alami: Parasitoid telur (Trichogramma spp), Patogen seranggan (Metarrhizium sp, Beauveria sp). 2. Pengolahan tanah secara maksimal untuk merusak pupa yang berada di tanah Materi SL UPSUS Jagung Oleh: Theresia Dou Berek THL-TBPP Desa Oesao BP3K Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang NTT