PENENTUAN PANEN TEPAT WAKTU Ada 2 istilah: 1. Masak (mature), apabila berat kering individu butiran jagung tersebut telah mencapai maksimum 2. Matang (ripe) apabila kadar air individu butiran tersebut sudah mengalami penurunan dan mendekati air keseimbangan dengan kelembaban udara sekitarnya. Cara Lain:1. Cara lain untuk pembentukan kemasakan jagung adalah berdasarkan pembentukan suatu jaringan tertutup berwarna hitam semacam lapisan pada butiran (black layer tissue information) reliabilitas pembentukan lapisan hitam pada butiran jagung dapat dipakai sebagai indeks kemasakan fisiologis - 50% dari jumlah biji pada tongkol jagung (biji untuk pakan) - 90 % dari jumlah biji pada tongkol (biji untuk benih)2. 40-50 hari setelah 50% tongkol pada tanaman jagung keluar rambut. Tata Cara Panen Tanaman Jagung yang Benar:1. Panen tongkol jagung, pastikan telah masak dengan ciri-ciri seperti tersebut diatasSiapkan terpal untuk tempat tongkol jagung yang dipetik dilapanganSiapkan karung untuk tempat tongkol jagung yang akan diangkut ke tempat penampunganPastikan tidak ada tongkol jagung yang tertinggal di lapangan2. Panen tongkol jagung dengan batang, pastikan sudah masak seperti tersebut diatasSiapkan parang dan terpal Potong batang tanaman jagung Kumpulkan potongan batang tanaman jagung Pisahkan tongkol jagung dengan batang dan kemudian dikupasLetakkan tongkol jagung di atas terpalMasukkan tongkol jagung ke dalam karung Pengeringan TongkolPengeringan dengan sinar matahari• Pastikan bahwa lantai jemur telah dialasi terpal warna kuning atau biru• Pastikan bahwa terpal/lantai jemur bersih dari bahan lain• Pastikan bahwa tongkol jagung yang dikeringkan disebarkan secara merata, dengan tebal tumpukan tidak lebih dari 10-20 cm• Pastikan bahwa suhu pengeringan biji jagung untuk benih ? 38°C, biji untuk pangan dan pakan bisa mencapai 50°C sampai kadar air tongkol ? 18%• Pastikan bahwa pembalikan dilakukan setiap 2-4 jam selama proses pengeringan Panen dilakukan dengan ubinan lahan SL jagung dengan hasil 5,3 ton/ha. Ukuran ubinan 10 m x 10 m. Rumus Ubinan = Luas Lahan/Luas Uninan x Berat ubinan = 10000 m2/100 m2 x 60 kg = 6000 kg = 6 ton/ha hasil berat kering panen. Setelah dilakukan penjemuran berat kering 53 kg sehingga hasilnya 10000 m2/100 m2 x 53 kg =5300 kg = 5,3 ton/ha. Dengan hasil ini berarti ada peningkatan produksi dan provitas jagung dari 2,6 ton/ha menjadi 5,3 ton/ha. Materi SL UPSUS Jagung Tahun 2017Oleh : Sitti Sugar Samauna,SP TTHL-TBPP Kelurahan Tuatuaka BP3K Naibonat Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang NTT