Loading...

Sosialisai Pembuatan Kompos di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti

Sosialisai Pembuatan Kompos di Kecamatan Tebing Tinggi Kabupaten Kepulauan Meranti
Kompos sangat berpotensi untuk dikembangkan mengingat semakin tingginya jumlah sampah organik yang dibuang ke tempat pembuangan akhir dan menyebabkan terjadinya polusi bau dan lepasnya gas metana ke udara. Besarnya sampah organik yang dihasilkan oleh masyarakat, terlihat potensi untuk mengolah sampah organik menjadi pupuk organik demi kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Teknologi pengomposan saat ini menjadi sangat penting artinya terutama untuk mengatasi permasalahan limbah organik, seperti untuk mengatasi masalah sampah di kota-kota besarKompos memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah. Aktivitas mikroba tanah juga d iketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit.Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia, seperti menjadikan hasil panen lebih tahan disimpan, lebih berat, lebih segar, dan lebih enak.Kompos memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari beberapa aspek:Aspek Ekonomi :Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah1. Mengurangi volume/ukuran limbah2. Memiliki nilai jual yang lebih tinggi daripada bahan asalnyaAspek Lingkungan :1. Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah dan pelepasan gas metana dari sampah organik yang membusuk akibat bakteri metanogen di tempat pembuangan sampah2. Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunanAspek bagi tanah/tanaman:1. Meningkatkan kesuburan tanah2. Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah3. Meningkatkan kapasitas penyerapan air oleh tanah4. Meningkatkan aktivitas mikroba tanah5. Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa, nilai gizi, dan jumlah panen)6. Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman7. Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman8. Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah.Berdasarkan latar belakang tersebut Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Tebing Tinggi bersama dengan Lurah Selatpanjang Barat mengadakan sosialisasi pemanfaatan sampah rumah tangga melalui system daur ulang dan pengkomposan. Sosialisasi telah dilakukan sebanyak 2 kali yaitu :1. Pada Hari Selasa tanggal 10 Mei 2016 yang diadakan yang diadakan di RT.03 RW.06 Kelurahan Selatpanjang Barat .Sosialisasi dilakukan dengan penyuluhan pemisahan atara sampah organik dan anorganik yang dilakukan langsung Lurah Selatpanjang Barat yaitu Juwita Ratna Sari dan Praktek Langsung pembuatan kompos dari bahan sampah rumah tangga yang dilakukan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan TebingTinggi. 2. Pada Hari Selasa tanggal 24 Mei 2016 yang diadakan yang diadakan di RT.03 RW. 06 Kelurahan Selatpanjang Barat tepatnya di pasar sandang pangan selatpanjang. Kegiatan sosialisasi dengan praktek langsung pembuatan kompos dari pemanfaatan limbah sayuran, ikan dan buah-buahan oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Tebing Tinggi.Peserta yang mengikuti sosialisasi pembuatan kompos tersebut merespon positif dengan banyaknya pertanyaan –pertanyaan mengenai masalah kompos, manfaaat kompos dan juga pembuatan kompos yang langsung dijawab oleh Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Tebing Tinggi. Dengan adanya sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat ikut berperan aktif dalam mengurangi masalah sampah dan mengubah mainset bahwa dari limbah sampah terutama sampah organic bisa dapat menghasilkan kompos yang dapat bermanfaat.