Setelah terjadinya susfect Rabies, di Banjar Dinas Asah Gobleg Desa Gobleg, Kecamatan Banjar, 5 Maret 2015, yang merenggut nyawa seorang anak berumur tiga setengah Tahun, Pihak Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng melakukan tindakan memberikan pemhaman terhadap masyarakat dilingkungan wilayah yang tindentifikasi adanya penyakit Rabies. Kegiatan pemahaman tersebut dilakukan hari selasa, 10 Maret 2015, di Wantilan Banjar setempat, dengan melibatkan lintas sektor diantaranya, Petugas Kesehatan Kecamatan Banjar, Tokoh masyarakat Desa Gobleg, warga masyarakat dilingkungan kejadian, Balai Penyuluhan Pertanian, dan Petugas Kader Desa. Yang memberikan arahan adalah Seksi Kesmavet Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Buleleng, Drh Putu Martana, Koordinator Penyuluh BPP Banjar, Petugas Peternakan Kecamatan Banjar. Dalam arahan Kepala Dinas Pertanian yang disampaikan oleh yang mewakili Kepala Dinas adalah Agar dilanjutkan dengan tindakan nyata oleh masyarakat, sehingga tidak terjadi kasus yang terulang kembali sampai merenggut jiwa warga. Sedangkan pihak BPP Banjar, meminta agar Desa yang dikoordinir oleh Kepala Desa, agar secepatnya mengambil langkah nyata, yakni vaksin Rabies untuk semua anjing, serta eliminasi anjing liar yang ada diwilayah setempat. Perbekel Gobleg, dalam ajakannya dengan masyarakat, menyampaikan untuk melakukaan dan mengkoordinasikan kegiatan, secepatnya, yakni hari jumat, tanggal 13 Maret2015 dimulai vaksinasi pada sekitar wilayah kasus. Pelaksanaan akan mengerahkan tenaga Hansip dan pecalang, Tim Rabies tingkat Kabupaten dan Provinsi Bali, serta Babinsa dan Babinkamtibmas yang bertugas di Desa Gobleg. Petugas kesehatan yang dihadiri petugas Puskesmas pembantu Banjar II, mengajak masyarakat agar menerapkan kunci pokok yang dilakukan oleh masyarakat ketika digigit anjing, yaitu Bersihkan dengan air mengalir, cuci dengan ditergen/sabun dan waktu selama 10-15 menit. Dengan menerapkan cara ini, jumlah virus setidaknya, 80 persen akan mati. Untuk selanjutnya dibawa kepuskesmas akan dilakukan tindakan pemberian Var/Sar. ( Drh Putu Wirawan)