Halo sahabat tani, satu diantara kendala yang dialami bagi pemula pekebun hidroponik adalah pemasaran. Padahal pemasaran sayuran hidroponik sangatlah mudah, tinggal taruh sayur di depan rumah, menghubungi keluarga atau teman, pasti ada yang beli, mudahkan. Ya, itu kalau kita budidaya hidroponik skala kecil tapi kalau usaha hidroponik kita skala besar? pemasaran bisa menjadi permasalahan tersendiri. Tanaman yang telah kita besarkan seperti anak sendiri mungkin tidak dapat terjual semua. Sebenarnya kata permasalahan mungkin kurang tepat, lebih tepatnya adalah tantangan dalam pemasaran, bagaimana kreatifitas kita untuk melakukan strategi pemasaran agar produk sayuran kita dapat terjual. Nah, dalam artikel ini saya akan menjelaskan strategi pemasaran agar sayuran yang sahabat tani usahakan dapat terjual sesuai dengan keinginan. Tentukan Target Pasar Sahabat tani harus dapat menentukan kebutuhan konsumen dan kelompok konsumen mana yang akan dituju. Telah kita ketahui bahwa harga produk hidroponik lebih tinggi dari sayuran konvensional, ini disebabkan biaya investasi untuk usaha hidroponik cukup tinggi, selain itu produk yang dihasilkan memiliki kualitas lebih baik dibandingkan sayuran konvensional. Ini telah dibuktikan sebuah penelitian yang dilakukan oleh kelompok investigasi dari Laboratorium Teknologi Tanaman Universitas San Jose California tahun 1994, hasilnya menunjukkan bahwa tanaman hasil hidroponik memiliki vitamin dan mineral yang secara signifikan lebih tinggi dan sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia dibanding dengan pola konvensional maupun organik. Inilah satu diantara yang menjadikan produk hidroponik bernilai tinggi. Untuk itu target pasarnya adalah konsumen yang berpenghasilan menengah keatas, berpendidikan baik dan peduli terhadap kesehatan. Nah, sekarang sahabat tani tinggal mencari konsumen yang dimaksud, cari tempat tinggalnya, dimana biasa mereka berkumpul selanjutnya tawarkan produk hidroponiknya, kalau belum mau beli jangan putus asa lakukan edukasi tentang manfaat mengkonsumsi sayuran hidroponik. Pandangan Pertama begitu menggoda Sahabat tani harus mampu merancang kemasan produk agar terlihat menarik dan memberikan kesan tertentu yang selalu diingatan oleh konsumen, ibarat kata ketika konsumen melihat produk milik sahabat tani, langsung ingin membeli. Strategi ini sangat penting, karena pesaing pesaing sahabat tani akan melakukan hal yang sama agar produk mereka menjadi idola sayur hidroponik. Kalau sahabat tani tidak melakukannya, lambat atau cepat produk milik sahabat tani akan ditinggal konsumen. Perbanyak Jenis Produk Ini juga penting, perbanyak jenis jualan produk sahabat tani, misalnya pakcoy, kangkung, sawi manis, samhong, selada, bayam dan sebagainya agar konsumen dapat memilih varian mana yang akan dibeli. Jika kebun sahabat tani hanya memproduksi hanya 1 atau 2 jenis sayuran saja maka saya sarankan sahabat tani dapat bekerja sama dengan pekebun lain agar varian jualan produk hidroponiknya menjadi lebih banyak. Selain itu dengan banyaknya varian, dapat meningkatkan penjualan dan laba tentunya serta dapat memenangkan persaingan dan memperluas pangsa pasar. Penentuan harga yang layak Harga dari sisi konsumen adalah suatu pengorbanan yang harus dilakukan oleh konsumen untuk mendapatkan kualitas seperti yang dipersepsikan oleh konsumen itu sendiri, jadi harga tidak dilihat dari nilai nominal saja. Ini menurut ahli lo. Jadi dalam menentukan harga terbaik dan layak sahabat tani harus mempertimbangkan berbagai faktor, yaitu (1) besaran tingkat permintaan konsumen, (2) memperkirakan biaya produksi dan biaya investasi yang sudah dikeluarkan oleh sahabat tani, (3) menganalisa harga dan penawaran pesaing. Setelah sahabat tani melakukan pertimbangan tersebut, barulah sahabat tani menentukan harga yang layak dan terbaik. Tentukan Saluran Pemasaran Secara umum saluran pemasaran adalah kumpulan organisasi atau lembaga yang bergerak di bidang penyaluran barang atau jasa untuk sampai pada konsumen akhir. Strategi penyaluran menjadi titik penting, karena menentukan apakah produk sayuran yang dihasilkan sahabat tani dapat sampai kepada tangan konsumen akhir. Ada beberapa jenis saluran pemasaran yang dapat sahabat tani gunakan, antara lain (a). Saluran pemasaran langsung merupakan saluran distribusi yang paling sederhana yakni sahabat tani langsung menjual produk hidroponiknya ke konsumen, yaitu dengan cara mendatangi ke rumah konsumen, membuat kios sayur atau sahabat tani melakukan kerjasama dengan restoran dan hotel, bahasa kerennya zero stage chanel (saluran nol tingkat); (b). Saluran pemasaran yang menggunakan satu perantara yakni sahabat tani dalam memasarkan produknya melibatkan pengecer yang kemudian menjualnya langsung kepada konsumen. saluran ini biasa disebut dengan saluran satu tingkat (one stage chanel); (c). Saluran pemasaran yang menggunakan dua kelompok pedagang besar dan pengecer. Saluran pemasaran ini dapat diterapkan saat skala usaha sahabat tani telah besar. Saluran pemasaran semacam ini disebut juga saluran pemasaran dua tingkat (two stage chanel). (d). Saluran pemasaran yang menggunakan tiga pedagang perantara. Dalam hal ini sahabat tani memilih agen sebagai perantara untuk menyalurkan barangnya kepada pedagang besar yang kemudian menjualnya kepada pengecer/toko kecil. Saluran distribusi seperti ini dikenal juga dengan istilah saluran distribusi tiga tingkat (three stage chanel). Nah, sekarang sahabat tani dapat memilih saluran mana yang cocok dengan skala usaha yang dimiliki oleh sahabat tani agar dapat memberikan keuntungan yang maksimal. Promosikan produk Anda Tak kenal maka tak sayang, ungkapan ini sangat cocok dalam usaha hidroponik, karena masih banyak masyarakat belum mengetahui keunggulan dari sayur yang di produksi sistem hidroponik. Untuk itu, sahabat tani harus melakukan edukasi dan promosi/ memperkenalkan kepada calon konsumen, hal ini dapat sahabat tani lakukan dengan memanfaatkan media sosial seperti facebook, instagram dan lain lain. Prinsipnya sahabat tani dapat meyakinkan konsumen dari tahu menjadi mau dan mampu untuk membeli produk milik sahabat tani. Demikian strategi pemasaran produk hidroponik yang dapat saya jelaskan, sahabat tani jangan ragu untuk memulai usaha sayur hidroponik dimanapun berada, semoga bermanfaat ya. Heru Chandra (Penyuluh Pertanian Muda) Sumber: Fitra Lesmana (Pelaku Usaha) www.bbpp-lembang.info Kartajaya, H. 2001. Marketing Plus 2000 Siasat Memenangkan Pasar Persaingan Global. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama. Kotler, P. 1997. Manajemen Pemasaran (Edisi ke 9, Jilid 2). Jakarta: Prenhallindo.