Loading...

SUBAK UMA DESA - SERIRIT PERINGKAT PERTAMA EVALUASI GPPTT PADI PROVINSI BALI TAHUN 2015

SUBAK UMA DESA - SERIRIT PERINGKAT PERTAMA EVALUASI GPPTT PADI PROVINSI BALI TAHUN 2015
Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 23 Tahun 1982 dijelaskan bahwa Subak merupakan masyarakat hukum adat di Bali yang bersifat sosio agraris religius yang secara historis tumbuh dan berkembang sebagai organisasi di bidang tata guna air di tingkat usahatani. Walaupun lebih cenderung berorientasi sosial – religious, namun Subak sebagai sebuah organisasi petani memiliki peranan yang sangat penting dalam pembangunan pertanian sehingga perlu terus dibina dan dikembangkan agar mampu melaksanakan usahataninya dengan baik, menerapkan teknologi anjuran guna mampu berproduksi secara optimal. Dalam rangka memotivasi kelompok tani/Subak dalam penerapan teknologi, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali setiap tahun melaksanakan kegiatan lomba yang dikemas dalam bentuk kegiatan Evaluasi Penerapan Teknologi Usahatani untuk Komoditi Padi, Jagung dan Kedelai. Untuk Tahun 2015 ini, terkait dengan Program Upaya Khusus Peningkatan Produksi Padi, Jagung dan Kedelai, Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali kembali melaksanakan kegiatan sejenis, dimana untuk tahun ini lebih ditekankan kepada Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT) oleh masing-masing Subak pada ketiga komoditas tersebut. Evaluasi dilakukan meliputi berbagai aspek, seperti : aspek teknis, ekonomi, sosial, kemitraan dan pembinaan aparat. Berdasarkan evaluasi oleh Tim Penilai terhadap kelompok tani/Subak yang mewakili masing-masing Kabupaten/Kota, ditetapkan kelompok tani/Subak berprestasi untuk peringkat I – III untuk masing-masing jenis usahatani Padi, Jagung dan Kedelai sebagai berikut : I. Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT) Padi : Peringkat I : Subak Uma Desa, Desa Lokapaksa, Seririt - Buleleng. Peringkat II : Subak Temaga, Desa Penatih Dangin Puri, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar. Peringkat III : Subak Nyanglan, Desa Nyanglan, Banjarangkan – Klungkung. II. Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT) Jagung. Peringkat I : Subak Pengaringan, Desa Kalianget, Seririt - Buleleng. Peringkat II : Subak Anyar Surabrata, Desa Lalanglinggah, Kec. Selamadeg Barat - Tababan. Peringkat III : Subak Tegal Wani Tegal Maja, Kelurahan Dauh Waru, Kec. Jembarana – Kab. Jembrana. III. Penerapan Teknologi Usahatani Kedelai. Peringkat I : Subak Bengkel, Desa Bengkel, Kec. Kediri – Tabanan. Peringkat II : Subak Umatundun Kasian, Desa Batubulan Kangin, Kec. Sukawati, Kab. Gianyar. Peringkat III : Subak Kepaon, Desa Pemogan, Kec. Denpasar Selatan, Kota Denpasar. Kepada masing-masing pemenang diberikan hadiah berupa : Piala, Piagam Penghargaan dan Uang Pembinaan yang diserahkan langsung oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Inovasi Teknologi Dr. Ir. Mat Syukur yang didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali dan Letkol Pipin dari Korem 163 WS pada Jum'at, 13 Nopember 2015 di Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali. Pada acara tersebut, sekaligus juga diserahkan Piagam dan uang insentif kepada Penyuluh Pertanian Lapangan Pembina masing-masing Subak berprestasi atas perannya dalam mendampingi dan mengawal petani dalam penerapan teknologi usahataninya. Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Bali dalam sambutannya menekankan bahwa rata-rata tingkat produktivitas yang dicapai Provinsi Bali walaupun saat ini tergolong tinggi secara nasional, namun masih sangat mungkin ditingkatkan sebagaimana dengan hasil ubinan yang dicapai oleh Subak peserta evaluasi. Hal ini tentu harus dibarengi dengan penerapan teknologi anjuran secara penuh dan benar. Kepala Dinas juga berharap kepada para pemenang agar terus mempertahankan prestasi yang telah diraih dan kepada kelompok/Subak yang belum berhasil agar senantiasa terus berusaha untuk meningkatkan penerapan teknologi usahataninya dan kepada PPL Pembina, Kepala Dinas mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kesetiaannya mendampingi dan mengawal petani. Oleh : Ir. I Made Oka Parwata, MMA. PP. Madya Distan TP. Prov. Bali.