Loading...

Sulut Siap Kebut Swasembada Pangan

Sulut  Siap Kebut Swasembada Pangan
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara telah menunjukan komitmen untuk mewujudkan kedaulatan pangan dengan melaksanakan pencanangana Upaya Khusus(Upsus) peningkatan produksi padi, jagung dan kedelai yang digelar Selasa(20/1) di desa Lembean Kecamatan Kauditan Kabupaten Minahasa Utara. Hal ini dibuktikan dengan adanya penanaman padi bersama antara Wakil Gubernur Provinsi Sulut DR Djouhari Kansil, Bupati Kabupaten Minahasa Utara Drs Sompie Singal MBA, Kepala Dinspertanak Prov Sulut Ir Johanis Panelewen, bersama Komandan Korem 131 Santiago Binarko Sugihantyo, Dandim Minahasa Utra Yarnedi dan Kepala Sekretariat Bakorluh Prov Sulut Ir Jefry Senduk berserta Gapoktan dan Poktan. Kegiatan kebersamaan ini semata-mata untuk mensukseskan visi presiden Jokowi menjadikan negara swasembada pangan.Dalam kesempatan ini Wagub Prov Sulut mengingatkan agar jangan ada lagi lahan tidur di daerah Sulut. " Sekarang diperlukan Semangat Berusahatani , demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Sulawesi Utara," kata Kansil sambil mengajak masyarakat di Minut untuk menanam padi, jagung dan kedelai. Senada pun sangat diakui oleh Komandan Korem 131 Santiago Binarko Sugihantyo untuk siap membantu program pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan. "Mengapa kita harus bertani karena pertumbuhan penduduk semakin pesat, maka dengan upaya khusus ini kiranya bisa membantu masalah pangan di Sulut dengan membuka lahan tidur menjadi produktif untuk siap ditanami," ujar Sugihantyo.Sebagai langkah strategi pun Kepala Bakorluh Provinsi Sulut pun siap menurunkan penyuluh untuk mengawal dan mendampingi berbagai kegiatan yang menyangkut Program Tanam Pajale (Padi, Jagung dan Kedelai). " Pendataan potensi Pajale sedang dikebut oleh penyuluh, pengawalan sedang diatur dan dibangun posko koordinasi penyuluhan" ungkap Senduk. Kegiatan pencanangan ini dikumandangkan dengan membunyikan tetengkoren bersama, serta peletakan batu pertama pembangunan jaringan irigasi sepanjang 2.600 m di area perkebunan desa Lembean serta pembagian bantuan benih padi dan jagung kepada kelompok tani setempat. (Olviani Simbar,SP)