Supardi, laki-laki paruh usia sehari-hari bekerja sebagai petani tanaman ubi jalar pada lahan seluas 0,25 Ha yang terletak di kaki Gunung Seulawah Desa Suka Mulia Saree Kecamatan Lembah Seulawah Kabupaten Aceh Besar. Tanpa menaruh harapan dan angan-angan ternyata Supardi dinobatkan sebagai Juara Kontes Tani Tingkat Kabupaten Aceh Besar yang di laksanakan oleh Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Besar pada tanggal 20 Nopember 2014 di Kota Jantho. Kontes Tani tingkat Kabupaten Aceh Besar di buka secara Resmi oleh Sekretaris Daerah Aceh Besar Drs. Jailaini Ahmad, MM, yang di awali dengan Laporan Panitia Pelaksana oleh Kepala Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Besar, Drh. Alimin Hasan, MM, kata- kata Pengarahan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten Aceh Besar, Sulaiman, SE, dan Laporan Tata Laksana Perlombaan Kontes Tani oleh Dewan Juri yang disampaikan oleh Sekretaris Dewan Juri Ir. Yusrizal, M.Si Dalam laporan Pelaksanaan Kontes Tani, Alimin Hasan menyatakan bahwa perlombaan Kontes Tani lingkup Kementerian Pertanian ini baru pertama kali dilaksanakan di Kabupaten Aceh Besar dan akan terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang. Tujuan pelaksanaan kontes tani adalah untuk memberi penghargaan atas karya petani dalam berusaha tani dan juga memberi motivasi bagi petani lain untuk lebih giat dalam berusaha tani agar bisa dihargai oleh pemerintah daerah. Bentuk penghargaan yang diberikan kepada peserta Kontes Tani oleh Pemerintah Daerah melalui Panitia Pelaksana Kontes Tani Badan Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Aceh Besar Tahun 2014 adalah berupa Uang Tunai untuk Juara I, II dan III, dan uang Pembinaan untuk peserta Kontes Tani yang tidak masuk pada babak final. Ucapan terima kasih kepada semua pihak terutama Pemerintah Daerah yang sudah memberi dukungan dana, dan ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang sudah membina petani dan mengajak petani untuk ikut berpartisipasi dan menyukseskan acara kontes tani. Pada kata-kata Sambutan yang disampaikan oleh Sekretaris Daerah Aceh Besar, bahwa sektor pertanian menjadi harapan penting bagi Pemerintah Daerah sehingga menjadi perhatian utama baik dari segi program maupun dukungan anggaran. Salah satu bentuk perhatian Pemerintah Daerah kepada Sektor Pertanian ditunjukan melalui pemberian kenderaan dinas roda dua kepada PPL setiap tahunnya dalam rangka untuk proses pelaksanaan penyuluhan kepada petani dalam rangka peningkatan pengetahuan dan ketrampilan petani dalam Kabupaten Aceh Besar. Di akhir kata-kata sambutannya, Jailani Ahmad menyampaikan beberapa bait kata renungan yang bisa memberi motivasi bagi petani dan para penyuluh yang bekerja untuk kemaslahatan orang banyak. Sulaiman, SE selaku Ketua DPRK Aceh Besar Priode 2014-2019, dalam kata-kata arahannya menyampaikan bahwa, kalangan legislatif sangat mendukung setiap event yang berkaitan dengan kepentingan petani, dan mengharapkan agar setiap subsektor atau instansi terkait untuk saling bergandeng tangan dan saling berkoordinasi dalam rangka untuk kemakmuran petani, dan DPRK berada dibelakang sebagai pendorong program/kegiatan yang diusulkan oleh setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Pada sesi akhir acara Pembukaan Kontes Tani, ada laporan tata laksana perlombaan yang disampaikan oleh Ir. Yusrizal, M.Si selaku Sekretaris Dewan Juri. Pada laporannya secara singkat disampaikan bahwa acara kontes tani dilaksanakan dalam dua tahap yaitu tahap babak semi final dan babak final. Peserta babak semi final merupakan peserta hasil dari verifikasi sejumlah 10 nominator yang akan dilombakan untuk mendapatkan 3 nominator dengan nilai tertinggi, selanjuntnya 3 nominator hasil babak semi final akan diperlombakan pada babak final untuk mendapatkan pemenang juara I, II dan III. Pada perlombaan ini petani diuji wawasannya dalam menyampaikan kegiatan usahatani (presentasi), memperagakan hasil usaha tani (produk segar dan produk olahan), dan mampu mengolah bahan segar ke bahan olahan (demo produk olahan). Diakhir laporannya, dewan juri berjanji akan objektif dan netral dalam menentukan para pemenang. Ditulis dan dilaporkan oleh :IR. YUSRIZAL, M.SI / Admin Aceh Besar