Loading...

Tanam Padi Serempak "Sobo Wono Di Wonosobo Kutho"

Tanam Padi Serempak "Sobo Wono Di  Wonosobo Kutho"
Bergegas sore itu begitu mendapat informasi tentang gerakan tanam serempak 13 Desember 2015 di setiap desa binaan, Teguh Wiyono, SP penyuluh THL alumni Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian UMY 13 tahun silam yang bertugas di Kelurahan Kramatan Kecamatan Wonosobo menyiapkan segala sesuatunya. Satu persatu pengurus kelompok tani di wilayah binaannya dihubungi via smartphone bututnya, diinventarisir lahan yang siap tanam keesokan harinya. Dua kelompok tani siap menggelar kegiatan tanam serempak yang diterima dadakan tersebut. Kelompok Tani Budi Luhur dan Kelompok Tani Dewi Sri yang kebetulan pada tahun berjalan melaksanakan kegiatan Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier dan Kegiatan Optimasi Lahan sumber dana APBN-P 2015.Minggu pagi pukul 07.00, Kelurahan Kramatan dengan jarak tempuh 4,5 km dari kediamannya Jl. Dieng Km3 Kelurahan Kalianget Wonosobo, dikunjunginya dengan kendaraan roda dua kesanganyannya. Sesampainya di Lokasi tanam, sawah garapan salah satu anggota kelompok tani Budi Luhur sudah ramai oleh beberapa anggota dan tenaga tanam yang tergabung dalam KWT Tanem, sudah mulai menyiapkan diri untuk turun sawah. Tidak ketinggalan Bintara Pembina Desa (Babinsa) hadir, mewakili Danramil yang dijadwalkan hadir, namun urung karena kegiatan yang sama di wilayah lain.Tiga ribu meter persegi sawah irigasi setengah teknis, yang dialiri oleh saluran irigasi Wangan Gede yang sudah direhab melalui kegiatan RJIT APBN P 2015 ini tercukupi kebutuhan airnya, hingga pada akhir Desember ini dapat ditanami stelah kurang lebih dua musim tanam tidak dapat ditanami padi karena air tidak sampai ke sawah ini. Bibit Ciherang yang merupakan bantuan APBD Provinsi Jateng cukup untuk dipindah tanamkan, dengan menggunakan garis tanam tegel yang kemudian dimodifikasi menjadi Jajar Legowo 2 : 0 dan 4 : 0 bibit umur 22 HSS siap ditanam oleh 4 orang anggota KWT Tanem Maju hingga selesai.Tidak ketinggalan Babinsa Kelurahan Kramatan, membantu menggaris dengan menggunakan roda garis tanam, menyusul kemudian beberapa anggota KTNA Kelurahan Kramatan, Kepala UPT Penyuluhan Pertanian Kecamata Wonosobo, PPL wilbin turun sawah untuk memindah tanamkan bibit Ciherang yang disemai dengan sistem kering ini. Kepala Kelurahan Kramatan yang sejatinya hadir dalam kegiatan ini mewakilkan kepada salah satu perangkatnya menyingsingkan celana panjangnya untuk berjibaku dengan lumpur sawah membenamkan bibit padi yang terlihat kokoh pertumbuhannya.Selesai melaksanakan gerakan tanam serentak di KT. Budi Luhur setelah sebelumnya memberikan penjelasan dan pengarahan mengenai pentingnya kegiatan tersebut, PPL THL angkatan pertama Kelahiran Klaten 36 tahun silam tersebut, mengunjungi KT. Dewi Sri yang menjadi pelaksana kegiatan Optimasi Lahan yang bersumber dari APBN-P 2015. Dengan stimulan Rp 24.000.000,- bantuan sosial dalam bentuk uang yang di transfer ke rekening Kelompok Tani tersebut, kegiatan tanam serentak di dusun tersebut juga dilaksanakan. Jajar legowo 4:0 diterapkan untuk menanam Bibit Lokal Sribegaluh. Ketua kelompok tani, Babinsa, tenaga tanam bersama penyuluh membenamkan bibit swadaya petani tersebut dengan rapih, hingga waktu menjelang dhuhur. Belum separuh lahan sawah seluas 1800 m2 milik bendahara kelompok tani tersebut rampung ditanami bibit Varietas Sribegaluh umur 24 HSS, rombongan penyuluh dan Babinsa pamit meninggalkan sawah diiringi senyum puas pemilik sawah, yang sudah dikunjungi sawahnya meski lokasinya jauh dengan jalan yang mulai parah kerusakannya, diikuti harapan semoga 2016 ada ploting kegiatan Jalan Usaha Tani dan RJIT di Kelompok Tani Dewi Sri Kelurahan Kramatan amin. Semoga. Penulis: Teguh Wiyono (THL-TBPP Kecamatan Wonosobo)