TANAM SERENTAK DI DESA WILANGAN , SAMBIT, KAB.PONOROGO
Melalui program UPSUS ( Upaya Khusus) tiga komoditi UTAMA padi, jagung,kedelai (pajale ) Pemerintah Presiden Jokowi sangat bertekad untuk mensukseskan kedaulatan pangan dalam 3 tahun ini yaitu pada tahun 2017. Pada kegiatan upsus pajale segala strategi dan upaya dilakukan untuk peningkatan luas tanam dan produktivitas di daerah sentra produksi pangan. Gerakan pemberdayaan petani terpadu melalui gerakan tanam serempak nasional yang diselenggarakan hari minggu tanggal 13 Desember 2015 juga dilaksanakan oleh petani di Desa Wilangan. Kecamatan Sambit, Kab. Ponorogo Menurut penuturan Rita Kusuma Yudiantie selaku THL-TBPP di Desa tersebut, ada sekitar 15 ha dari 52 ha luas areal yang belum tertanam, untuk penanaman padi pada tanggal tersebut diatas dilaksanakan di Poktan Subur Rahayu desa Wilangan Kecamatan Sambit. Adapun batas desa Wilangan adalah : sebelah barat desa Bulu. sebelah timur desa Ketro Sawo sebelah selatan desa Sambit sebelah utara desa Kemuning Penanaman menggunakan sistem tanam jajar legowo 4:1 Penanaman dengan sistem jajar legowo bisa dirasakan manfaatnya oleh sebagian besar petani selain tanaman berada dipinggir ( intensitas matahari bisa leluasa masuk) juga memudahkan dalam pemeliharaan dan pengontrolan hama dan penyakit. Dukungan dari TNI angkatan Darat selaku Babinsa di Desa tersebut juga diperoleh dengan ditandatanganinya MOU antara menteri Pertanian RI dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) bahwa seluruh Babinsa ikut berperan serta membantu petani salah satunya menggerakkan tanam demi terwujudnya program swasembada pangan tahun 2017. Ditulis : Rita KY –THL-TBPP ( Bang Joe's -- admin_Ponorogo )