Loading...

TEKNIK MEMBUAT OKULASI COKLAT PADA KARET

TEKNIK MEMBUAT OKULASI COKLAT PADA KARET
Tanaman Karet (Hevea brasilliensis) termasuk tanaman tahunan, dengan umur produktif mencapai 25-30 tahun. Untuk menghasilkan tanaman karet yang bermutu perlu dipersiapkan bahan tanaman/bibit yang baik. Guna mendapatkan masa tanam belum belum menghasilkan (plant immatur period) lebih pendek, perbanyakan tanam karet dilakukan dengan cara vegetatif. Perbanyakan tanaman karet secara vegetatif dilakukan dengan okulasi. Beberapa keuntungan dengan cara ini antara lain: produktivitas karet lebih tinggi, masa tanam belum menghasilkan lebih pendek, tanaman seragam, produksi pada tahun sadap pertama lebih tinggi, memiliki sifat yang diinginkan yaitu tahan hama penyakit tertentu, batang tegak, respon terhadap pupuk dan volume kayu per pohon tinggi. Ada tiga macam teknik okulasi tanaman karet yaitu okulasi dini, okulasi hijau dan okulasi coklat masing-masing dengan kriteria sebagai berikut:1. Okulasi dini: a) umur batang bawah 2-3 bulan; b) umur batang atas 3-4 minggu; c) ukuran garis tengan 0,5 cm; d) warna hijau.2. Okulasi hijau: a) umur batang bawah 4-6 bulan; b) umur batang atas 3-4 bulan; c) ukuran garis tengan 0,5-1 cm; d) warna hijau.3. Okulasi coklat: a) umur batang bawah 7-18 bulan; b) umur batang atas 1-2 tahun; c) ukuran garis tengan 2,5-4cm; d) warna hijau.Dari ketiga teknik okulasi tersebut baru okulasi coklat yang berkembang. Di bawah ini akan disampaikan tahapan teknik okulasi coklat sebagai berikut:1. Menyiapkan batang bawahBatang bawah yang akan diokulasi harus memenuhi kriteria sebagai berikut: a) lilit batang tanaman berkisar 5-7 cm pada ketinggian 5 cm; b) tunas ujung dalam keadaan tidur (dorman); 2. Membuat jendela okulasiCara membuat jendela okulasi sebagai berikut: a) batang bawah dibersihkan dari kotoran dengan kain lap yang bersih; b) batang bawah yang sudah bersih diiris vertikal dua irisan sepanjang 5-7 cm, lebar 1/3 lilit batang dengan jarak dari permukaan tanah 5-10 cm; c) membuat potongan melintang diatas irisan vertikal dan dibukakan sedikit ujungnya untuk bukaan jendela dari atas atau membuat potongan melintang dibawah irisan vertikal dan dibukakan sedikit ujungnya untuk bukaan jendela dari bawah;3. Membuat perisai mata okulasiPerisai mata okulasi dibuat untuk pengambilan mata dari entres klon unggul. Perisai mata okulasi ini akan diokulasikan pada batang bawah yang sudah dibuat jendela okulasinya dengan cara sebagai berikut: a) membuat perisai mata okulasi dengan cara mengiris kayu entres yang bermata baik dengan ukuran lebar 1 cm dan panjang 5-7 cm; b) untuk bukaan jendela okulasi dari atas posisi mata pada kayu entres menghadap keatas sedang untuk bukaan jendela okulasi dari bawah, posisi mata pada kayu entres menghadap ke bawah; c) penyayatan perisai mata okulasi dilakukan dengan mengikutsertakan sedikit bagian kayu; d) melepas kulit dari kayu dengan hati-hati dengan cara menarik bagian kayunya, usahakan perisai mata tidak luka dan bagian dalam kulitnya tidak terkena kotoran; e) perisai mata okulasi yang baik adalah perisai mata yang pada kulit bagian dalam ada titik putih yang menonjol;4. Penempelan perisai mata okulasiPenempelan perisai mata okulasi dilakukan pada batang bawah dengan cara sebagai berikut: a) setelah perisai mata okulasi disiapkan, jendela okulasi segera dibuka dan perisai mata okulasi dimasukkan kedalam jendela okulasi; b) kemudian jendela okulasi ditutup dengan menekan bagian ujung jendela, bersamaan dengan itu bagian ujung perisai yang dipegang dipotong dan dibuang. Usahakan perisai mata okulasi tidak bergerak agar tidak merusak mata okulasi; c) jendela okulasi yang sudah ditutup kemudian dibalut; 5. PembalutanTujuan pembalutan adalah agar perisai mata okulasi benar-benar menempel ke batang bawah dan terlindunginya perisai mata okulasi dari kotoran dan air. Pembalut terbuat dari bahan pita plastik. Untuk bukaan dari bawah, pembalutan dimulai dari atas dan sebaliknya bila bukaan dari atas, pembalutan dimulai dari bawah. Balutan dilakukan dua kali dan dilebihkan sekitar 2 cm di bagian atas atau bawah jendela okulasi;6. Membuka dan memeriksa okulasiPembukaan balutan okulasi dilakukan pada saat okulasi berumur 2-3 minggu, untuk mengetahui keberhasilan proses okulasi. Balutan dibuka dengan cara mengiris plastik pembalut tepat disamping jendela okulasi. Selanjutnya jendela okulasidibuka dengan cara memotong lidah jendela okulasi. Keberhasilan kulasi dapat dilihat dengan cara membuat cungkilan pada perisai mata okulasi di luar matanya, jika cungkilan berwarna hijau berarti okulasi dinyatakan berhasil. Oleh : Ir.Sri Puji Rahayu, MM/ yayuk_edi@yahoo.comSumber : 1) Khaidir Amypalupy, 2009. Pengelolaan Bahan Tanam Karet, Balit Sembawa, Puslit Karet ;2) Ir. Nurhawaty Siagian, MS, 2006. Pembibitan dan Pengadaan Bahan Tanam Karet Unggul. Balai Penelitian Sungei Putih, Pusat Penelitian Karet, Medan; 3) Dari berbagai sumber