Loading...

Teknik Pembuatan Lubang Tanam pada Tanaman Jeruk

Teknik Pembuatan Lubang Tanam pada Tanaman Jeruk
Teknik Pembuatan Lubang Tanam pada Tanaman Jeruk Tanaman Jeruk merupakan salah satu tanaman buah yang sangat disukai oleh masyarakat, karena selain rasanya yang segar juga banyak mengandung vitamin dan meneral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh kita. Jeruk yang berkembang di Indonesia sekarang ini banyak berasal dari negara tetangga seperti Cina, Asia Tenggara dan Asia Timur lainnya. Jeruk ini banyak sekali jenisnya, yang didapatkan dari hasil persilangan dan hasil hibrida antar jenis yang berbeda yang akan menghasilkan buah yang berkualitas baik dan bagus. Buah Jeruk bermanfaat sebagai sumber vitamin C dan wewangian parfum.Manfaat lainnya dari buah jeruk adalah kandungan gizi dari jeruk lokal lebih banyak dari pada jeruk impor. Hal ini disebabkan karena buah jeruk lokal dikonsumsi segar atau langsung tanpa adanya penyimpanan, berbeda dengan jeruk yang impor, bahwasannya jeruk tersebut telah mengalami pengawetan dan penyimpanan yang lama, sehingga sewaktu kita mengkonsumsinya sudah tidak bagus lagi. Tanaman jeruk dapat dikembangkan di lahan tegalan maupun sawah, lahan subur maupun marjinal. Oleh sebab itu, untuk mendapat pertumbuhan dan perkembangan serta produksi jeruk yang baik dan tinggi, maka perlu diperhatikan sistem penanaman yang baik dan benar. Salah satu yang paling penting adalah tempat penanaman jeruk atau lubang tanam dan jarak tanam. Tujuan dari pembuatan lubang tanam yang bak dan benar tersebut adalah 1) Tanah di daerah perakaran lebih gembur. 2) Pertumbuhan dan perkembangan akar tidak terhambat. 3) Menghindari tanah yang keras, bercadas atau yang berbatu dan 4) Menghindari terjadinya pembengkokan akar. Jarak tanam yang baik itu adalah 6 m x 6 m. Pembuatan lubang tanam ini dapat kita lakukan dengan membuat lubang berukuran 60 cm x 60 cm x 60 cm. Sewaktu kita mengeluarkan tanah, kita harus memisahkan tanah bagian atas dengan tanah bagian bawah, agar pada saat penanaman kita tidak salah mendahulukan tanahnya. Lubang tanam kita biarkan selama lebih kurang 1 bulan sebelum tanam. Dan setelah satu bulan kita masukkan terlebih dahulu tanah bagian bawah dengan mencampurkannya dengan tanah kompos atau pupuk kandang. Pada saat kita menanam bibit jeruk, barulah kita tutup dengan tanah bagian atas. Jadi penanaman jeruk yang paling penting kita perhatikan adalah persiapan lahan tanamnya. (Yonizaldi Hakim, Batang Kapas)