Loading...

Teknik Pembuatan Pupuk Organik Cair Sederhana

Teknik Pembuatan Pupuk Organik Cair Sederhana
Hasil dari proses pembuatan ini memiliki suspensi larutan yang stabil, tidak mudah mengendap bila dibiarkan dalam waktu lama sehingga dapat disimpan dalam jangka waktu yang cukup lama. Siapkan alat dan perlengkapan yang diperlukan untuk pembuatan pupuk organik cair yaitu : Drum/ember plastik yang memiliki tutup agar kedap udara Selang kecil/selang akuarium Botol air mineral bekas Kemudian siapkan bahan pembuat pupuk organik cair Kotoran ayam sebanyak 45% bahan Dedak padi sebanyak 25% bahan Hijauan segar dari jenis Leguminosa sebanyak 30% bahan Gula merah/putih/tetes sebanyak 0,1% bahan sekitar 100 gr/100 kg bahan Starter pengomposan/ EM4 sebanyak 50 ml/10 liter air Air secukupnya Langkah-langkah pembuatan pupuk organik cair : Cacah hijauan leguminosa dengan ukuran sekitar 0,5 cm, lebih halus lebih baik. Hal ini bertujuan agar bahan hijauan mudah hancur dan cepat terproses saat pengomposan berlangsung. Masukan hijauan yang telah di cacah tersebut bersama dengan dedak dan kotoran ayam kedalam drum/ember, aduk agar tercampur merata. Larutkan bakteri starter pengomposan EM4 kedalam air. Perbandingan air dan bahan yang digunakan adalah 1 : 2 dengan 1 bagian air dan 2 bagian bahan pembuat pupuk organik cair. Tuangkan air+starter EM4 tadi kedalam drum/ember dan aduk l agi agar merata. Tutup drum/ember kemudian pada bagian atas diberi lubang seukuran selang akuarium. Buat rangkaian drum/ember, selang dan botol air mineral berisi air seperti ini gampar dibawah. Fungsi selang adalah untuk mengeluarkan gas-gas yang muncul akibat proses pengomposan berlangsung dan menuju kedalam botol berisi air agar tidak muncul bau yang kurang sedap. Biarkan proses pengomposan berlangsung selama kurang lebih 7-10 hari. Pupuk organik yang telah jadi memiliki aroma seperti tape dan tidak berbau busuk. Setelah matang pisahkan antara cairan dan padatan dengan kain penyaring. Sisa padatan dapat dijadikan pupuk organik padat. Hasil pupuk organik cair tesebut dapat dimasukan kedalam botol plastik dan tutup rapat agar dapat disimpan dalam waktu yang cukup lama yaitu sekitar 6 bulan. M. Ainul Fithri, Penyuluh Pertanian BPP.Sidayu