OLEH : EKA WIDIYANTI (THL-TBPP KEC. SENDANG AGUNG)PendahuluanPemanfaatan Agensia Hayati dalam mengendalikan serangan organisme pengganggu tanaman (OPT) beberapa tahun ini dirasakan semakin meningkat. Peningkatan kebutuhan agen pengendali hayati ini sejalan dengan adanya tuntutan akan hasil pertanian yang bebas residu dan ramah lingkungan. Untuk mengatasi hal tersebut perlu dilakukan sosialisasi dan pelatihan bagi petugas maupun petani dalam memperbanyak dan aplikasi agen hayati.Teknik PerbanyakanA. Alat dan BahanMedia biakan murni Jamur/ cendawan (starter F1), Beras atau Jagung pecah giling, Alkohol/ Spiritus, Air, Kantong plastic ukuran ½ Kg, Karet gelang, Gunting, Dandang/ Panci, Tampah, Kompor/ Tungku, Alat pengaduk, Ember dan sendok.B. Cara KerjaPersiapan1. Beras/ Jagung dicuci bersih, kemudian direndam kurang lebih 15 menit.2. Beras/ Jagung dikukus dalam dandang kurang lebih 1 jam.3. Beras/ Jagung dikemas dalam kantong plastik kurang lebig 1/3 bagian, kemudian disterilisasi dalam dandang selama 3 jam atau secara bertingkat yaitu 2 jam sterilisasi, lalu didinginkan kemudian sterilisasi lagi selama 2 jam.4. Kemasan kantong plastik yang telah disterilisasi atau dikukus di dalam dandang didinginkan, proses pendinginan kurang lebih 3 – 4 jam.5. Setelah dingin kemasan siap diinokulasi dengan cendawan.C. Penanaman atau InokulasiProses inokulasi penanaman dilakukan di atas uap panas kompor/ tungku.1. Tangan dicuci bersih dengan sabun kemudian disemprot alkohol/ spiritus.2. Bagian ujung plastik starter F1 dan gunting diolesi alkohol/ spiritus guna mencegah terjadinya kontaminasi. 3. Ujung plastik starter digunting sebagai tempat pengeluaran starter F1.4. Masing-masing kemasan kantong plastik diinokulasi dengan kurang lebih 5 gr inokulum, kemudian gerakkan mulut kemasan kantong plastik sedemikian rupa sehingga kemasan mengandung rongga udara baru diikat dengan karet gelang, untuk cendawan Beauveria, sedangkan untuk Metharizhium kantong plastik dilubangi.D. Penyimpanan1. Kemasan yang telah diinokulasi disimpan dalam kantong hitam (kantong kresek) kemudian digantung pada tali dalam ruangan.2. Kendala utama dalam penyimpanan adalah tikus, cicak dan semut.Untuk menghindari gangguan tersebut penyimpanan sebaiknya dilakukan dengan menggantung kemasan pada seutas tali.3. Penyimpanan kemasan kantong plastik sebaiknya dalam ruangan gelap (kantong kresek hitam digunakan berlapis). Setelah 15-20 hari biakan akan tumbuh sempurna dan siap digunakan.E. AplikasiKebutuhan aplikasi 1-2 Kg/ ha.1. 1-2 Kg biakan diencerkan dengan 300-400 liter air, kemudian disaring dengan kain kasa.2. Aplikasi sebaiknya dilakukan pada pagi hari antara pukul 06.00-08.00 atau sore hari antara 16.00-18.00 jika terjadi hujan aplikasi dapat diulangi.