Loading...

TEKNIK SAMBUNG PUCUK TANAMAN JAMBU METE

TEKNIK SAMBUNG PUCUK TANAMAN JAMBU METE
Tanaman jambu mete yang ditanam dari biji dan apabila dibiarkan hidup secara alami akan tumbuh besar dan berbuah dalam jangka waktu yang cukup lama. Teknik Sambung pucuk adalah menyatukan dua tanaman yang masih dalam satu jenis namun berbeda kualitas untuk mendapatkan bibit tanaman yang unggul. Dengan menggunakan teknik sambung pucuk diharapkan menghasilkan pohon yang tahan terhadap penyakit dan cepat berbuah. Sebelum melakukan sambung pucuk, sebaiknya pohon induk dipupuk terlebih dahulu agar kambium tanaman tersebut aktif. Biasanya ditandai dengan munculnya tunas baru secara alami. Jika sudah seperti itu maka pohon tersebut sudah siap untuk disambung pucuk. Sebelum melakukan sambung pucuk, perlu menyiapkan terlebih dahulu alat dan bahannya. Berikut ini alat dan bahan yang perlu dipersiapkan : Alat : Pisau atau Cutter yang tajam. Tali rafia atau plastik okulasi (plastik es) Plastik sungkup (plastik transparan) Bahan : Batang bawah yang sehat. Entres atau Tunas dari pohon yang berkualitas. (sebaiknya daun entres yang akan digunakan dibuang terlebih dahulu satu minggu sebelum penggunaan). Berikut langkah teknik sambung pucuk pada tanaman jambu mete : Sebelum melakukan sambung pucuk, sebaiknya sterilkan tangan terlebih dahulu dengan cara mencuci tangan Potong entres atau tunas dari pohon yang berkualits kurang lebih 10 cm. Kemudian sayat pada bagian kanan dan kiri membentuk huruf V. Usahakan ukuran sayatan kanan-kiri tersebut sama. Panjang sayatan lebih kurang 2-3 cm. Agar kambium tidak rusak, usahakan lakukan sekali irisan dari atas hingga kebawah. Pastikan sayatan tersebut lurus, tidak bergelombang supaya dapat menyatu dengan sempurna. Selanjutnya potong pokok batang bawah kurang lebih 10 cm, lalu belah bagian tengah. Panjang belahan usakan sama dengan panjang irisan tunas atas. Misal irisan tunas atas 2 cm maka belahan pokok bawah juga 2 cm. Pastikan belahan lurus dan tidak bergelombang supaya dapat menempel dengan rapat. Selipkan entres yang sudah diiris tadi ke pokok batang yang sudah dibelah. Lakukan proses ini dengan hati-hati dan jangan digesar-geser karena dapat menyebabkan kambium rusak. Jika dirasa sudah pas, ikat sambungan tersebut dengan rafia atau plastif okulasi dengan pas. Upayakan agar tidak terlalu kencang dan tidak pula terlalu longgar. Ikatan yang telalu kencang atau kuat akan membuat tanaman tercekik, sedangkan ikatan yang terlalu longgar membuat kerapatan sambungan tidak sempurna sehingga air dapat masuk kedalam dan menjadikan sambungan busuk. Jika ikatan sudah sempurna, balut batang atas dengan plastik, tidak perlu kuat-kuat hanya bertujuan untuk mengurangi penguapan. Langkah terakhir sungkup dengan plastik transparan dan tunggu lebih kurang 21 hari. Jika berhasil maka akan tumbuh tunas baru. Namun jangan dibuka dulu, biarkan hingga sambungan menempel dengan kuat. Apabila ikatan sudah mengganggu tumbuh kembang batang, tanaman jambu mete dapat dibuka dengan hati-hati. TEAM PPL SOCAH