Metode pengambilan ubinan adalah cara memperkirakan hasil panen per satuan luas yang disebut dengan produktivitas. Satuan produktivitas biasanya dinyatakan dengan ton/ha atau kw/ha atau kg/ha. Salah satu caran untuk mengetahui tingkat produktivitas tanaman antara lain dapat dilakukan dengan panen ubinan. Ubinan dibuat agar dapat mewakili hasil hamparan. Oleh sebab itu diperlukan langkah-langkah sebagai berikut : Pilih pertanaman yang seragam dan dapat mewakili penampilan hamparan, baik dalam segi pertumbuhan, kepadatan tanaman, maupun kondisi pertanaman; Luas ubinan perlu ditetapkan dan disesuaikan dengan jarak tanan yang digunakan; Batas ubinan harus ditetapkan berada pada jarak antar tanaman (ruang kosong) Gunakan minimal dua set jajar legowo yang berdekatan atau dinyatakan sebagai lebar ubinan (l); Gunakan panjang baris tanaman legowo atau dinyatakan sebagai panjang ubinan (p); Luas ubinan = Panjang Ubinan (p) x Lebar Ubinan (l) dan dengan ketentuan bahwa Luas ubinan ≥ 6 m² dan tandai luasan yang akan diubin. Laksanakan panen pada luasan ubinan tersebut, rontokkan dan bersihkan gabah dari kotoran dan timbang (Gabah Kering Panen = GKP); Untuk mendapatkan data yang akurat lakukan pengambilan ubinan minimal 3 kali atau lebih ulangan Endang Purwanti, SP. Penyuluh Pertanian BPP.Ujungpangkah