Tanaman lada memerlukan pupuk organik dan anorganik. Pemberiannya dapat dilakukan secara terpisah maupun secara bersama sama dengan mencampur pupuk organik dan anorganik sebelum diberikan pada tanaman. Pemupukan anorganik sebanyak 1.600 gram NPKMg (12 – 12 – 17 -2/tanaman/tahun untuk tanaman produktif. Pemberian pupuk organik dibagi 3 – 4 kali per tahunWaktu pemberian dan dosis pupuk organik untuk tanaman lada produktif adalah sebagai berikut :Waktu pemberian I Awal musim hujan 640 gram pupuk kandang. Tajar dipangkas semuaWaktu pemberian II 40 – 45 hari dari I480 gram pupuk kandang. Tajar disisakan 2 – 3 cabangWaktu pemberian III 40 – 45 hari dari II320 gram pupuk kandang. Tajar disisakan 3 cabangWaktu pemberian IV 40 – 45 hari dari III160 gram pupuk kandang. Tajar dipangkas habisTajar dipangkas 7 – 10 hari sebelum dilakukan pemupukan agar tidak terjadi kompetisi hara dan memaksimalkan masuknya sinar matahari. Pupuk organik (pupuk kandang atau kompos) 5 – 10 kg / tanaman / tahun. Pemberian pupuk dilakukan dengan mengkikis/mengangkat permukaan tanah di sekitar tanaman, pupuk disebarkan kemudian ditutup kembali dengan tanah kikisan ditambah tanah dari sekitar tanaman.Tanaman lada berumur > 12 bulan, dosis pupuk anorganik 1/8 total (200 gram) NPK Mg. Pemberian pupuk diberikan 2 kali/tahun adalah sebagai berikut :Waktu pemberian I Akhir musim hujan 60 gram Tajar dipangkas semuaWaktu pemberian II 7 bulan dari I140 gram disertai pupuk kandang. Tajar disisakan 2 – 3 cabangTanaman berumur 13 – 24 bulan diberikan ¼ dosis total (400 gram/tanaman/tahun) dengan interval ¼ dosis total (400 gram/tanaman/tahun) dengan interval 2 kali dan perbandingan pupuk 3 : 7 (12 dan 280 gram) selama ada hujan, ditambah 5 – 10 kg pupuk kandang pada waktu pemberian pertama adalah sebagai berikut :Waktu pemberian I Akhir musim hujan120 Tajar disisakan 2 – 3 cabangWaktu pemberian II12 bulan dari I280 gram disertai pupuk kandang Tajar dipangkas semua Ditulis kembali : Kukuh Wahyu W Sumber :Anonimous (2011), Buku Panduan Teknologi Budidaya Lada, Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian.