Loading...

TEMU APLIKASI TEKNOL0GI SE-PROVINSI JAMBI TAHUN 2015

TEMU APLIKASI TEKNOL0GI SE-PROVINSI JAMBI TAHUN 2015
Selasa, 5 Mei 2015 kemaren Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan (Bakorluh) mengadakan kegiatan Temu Aplikasi Teknologi se-Provinsi Jambi Tahun 2015 bertempat di ruang Aula Balai Pelatihan Pertanian (Bapeltan) Provinsi Jambi di Pall 16 Kabupaten Muaro Jambi. Pada dasarnya Sekretariat Badan Koordinasi Penyuluhan Provinsi Jambi memiliki tugas dan fungsi teknis dan administratif yang mana salah satunya mengkoordinasi, mengintegrasi dan mengsingkronisasikan penyuluhan lintas sektor dengan melibatkan unsur-unsur pokok, dunia usaha, institusi terkait, perguruan tinggi dan sasaran penyuluhan. Namun demikian dalam aspek yang lebih luas untuk mengatasi masalah-masalah yang timbul diperlukan suatu kegiatan untuk mengkoordinasikan petani, petugas, peneliti dalam bentuk suatu kegiatan diantaranya Temu Aplikasi Teknologi. Acara ini merupakan forum pertemuan antara peneliti dan penyuluh pertanian guna membahas langkah-langkah yang harus dilaksanakan dengan masyarakat pelaku usaha dalam menyongsong program Kedaulatan Pangan. Menurut Tagor Mulia Nasution (Staf Ahli Gubernur Jambi) yang membuka acara ini, kegiatan ini memiliki makna yang strategis dalam konteks pembangunan pertanian secara terpadu. Teknologi akan semakin terus berkembang sesuai dengan perkembangan kebutuhan, demikian pula teknologi di sektor pertanian. Teknologi tersebut perlu diupayakan penyebarannya dengan cepat, sehingga petani bisa memanfaatkan teknologi itu untuk kegiatan usahanya, agar terus berkembang ke arah yang lebih menguntungkan. "Untuk mempercepat proses penyebaran teknologi perlu dilaksanakan secara langsung dari sumber informasi teknologi. Sehingga penyebaran informasi bisa berjalan cepat dan efektif, dan saya yakin dengan adanya kegiatan ini penyuluh bisa menyerap dan mengadopsi teknologi yang didapat dari pertemuan ini untuk diterapkan di lokasi binaan masing-masing. Semoga mereka juga mampu membantu penyebaran informasi ke sesama penyuluh di kabupaten/kota." Jelasnya. (Mutia Elfira, S.TP)