Loading...

TEMU APLIKASI TEKNOLOGI PROVINSI JAMBI TAHUN 2014

TEMU  APLIKASI TEKNOLOGI PROVINSI JAMBI TAHUN 2014
Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, kali ini Sekretariat Bakorluh Provinsi Jambi menggelar acara Temu Aplikasi Teknologi Provinsi Jambi Tahun 2014 bukan lagi di Hotel, tetapi dilaksanakan di Aula Kantor Bakorluh dan kunjungan langsung di 3 (tiga) lokasi yaitu di Balai Budidaya Air Tawar (BBAT) Jambi, Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jambi, dan di tempat Pelaku Usaha Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Puri Organik Desa Kasang Pudak, Jambi. Kegiatan ini berlangsung selama 3 (tiga) hari mulai tanggal 8 s/d 10 Desember 2014, dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang penyuluh yang terdiri dari 5 orang Penyuluh Provinsi dan 55 orang Penyuluh dari 11 Kabupaten / Kota se- Provinsi Jambi. Hari pertama, tanggal 8 Desember 2014 pukul 14.00 WIB, bertempat di Aula Kantor Bakorluh Provinsi Jambi acara dibuka secara resmi oleh Gubernur Jambi yang diwakili oleh Ir. H. Tagor Mulya Nasution, MM – Staf Ahli Ekonomi dan Keuangan Setda Provinsi Jambi. Sekretaris Bakorluh Provinsi Jambi- Drs. H. Dasra, MTP dalam laporannya mengatakan bahwa tujuan dari pertemuan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan dan keterampilan penyuluh (pertanian, perikanan, dan kehutanan) tentang aplikasi teknologi pertanian, sehingga penyuluh mampu mengatasi permasalahan dan meningkatkan efektifitas program pembangunan. Disamping itu juga pertemuan ini sebagai sarana informasi tentang ketepatan suatu teknologi pertanian untuk dapat diaplikasikan di lapangan guna meningkatkan produktifitas dan mutu suatu komoditas.Dalam sambutannya Ir. H. Tagor Mulya Nasution mewakili Gubernur Jambi, menilai bahwa kegiatan ini memiliki arti dan makna yang sangat strtegis dalam konteks pembangunan pertanian, kelautan dan perikanan, serta kehutanan secara terpadu. Karena melalui Temu Aplikasi Teknologi ini penyuluh bisa mengetahui secara detail teknologi terkini yang bisa diterapkan di lokasi. Lebih lanjut dikatakannya bahwa penyuluh masih memegang peran strategis dalam menyukseskan program pembangunan nasional khususnya pertanian, perikanan, dan kehutanan di Provinsi Jambi. Selesai acara pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi " Peran Penyuluh dalam Mendukung Program dan Kebijakan Pertanian di Provinsi Jambi" oleh Sekretaris Bakorluh Provinsi Jambi – Drs. H. Dasra, MTP. Hari kedua, tanggal 9 Desember 2014, dimulai dari pukul 07.30 WIB berupa kunjungan ke BBAT Sungai Gelam, Jambi. Sebagai nara sumber adalah Kepala BBAT Jambi - Ir. H. Mimid Abdul Hamid, MSc. yang memaparkan materi tentang beberapa teknologi terkini tentang pembenihan, budidaya, dan pakan ikan air tawar. Selanjutnya, para peserta diajak untuk melihat dan berdiskusi langsung di lapangan terhadap materi yang sudah dipaparkan oleh nara sumber. Pukul 14.00 WIB setelah peserta istirahat, sholat dan makan dilanjutkan dengan kunjungan ke BPTP Jambi. Bertindak sebagai nara sumber adalah peneliti BPTP - Joko Sutrisno, SP,MS. Peserta di samping menerima materi juga langsung melihat di lapangan beberapa teknogi terkini yang dapat diaplikasikan nantinya di tempat masing-masing, seperti : teknologi pembibitan karet klon unggul, teknologi pembibitan buah-buahan unggul, teknologi budidaya tanaman sayur-sayuran, budidaya tanaman palawija, budidaya ternak kambing, budidaya ternak sapi, dan teknologi pembuatan pupuk organik. Pada hari ketiga, tanggal 10 Desember 2014, di mulai pukul 08.00 WIB bertempat di KSM Puri Organik, Desa Kasang Pudak. Kegiatan di lokasi ini bertambah meriah dengan adanya tambahan 30 orang peserta dari Ketua dan anggota Kelompok Tani Tunas Muda, Desa Panerokan, Kecamatan Bajubang, Kabupaten Batang Hari. Sebagai nara sumber adalah M. Yuhendi Buyung – pelaku usaha sekaligus Ketua KSM Puri Organik, memberikan materi "Limbah organik (baik sampah maupun kotoran ternak) sebagai sumber energy terbarukan, pemanfaatannya untuk pemenuhan kebutuhan pangan serta kelestarian lingkungan". Para peserta selanjutnya diajak untuk berkeliling melihat rangkaian teknologi pemanfaatan limbah sampah menjadi biogas untuk keperluan penerangan, kompor gas, dan pupuk organik cair dan padat. Disamping itu juga mereka melihat "kebun sayur organik" (yang sudah dipasarkan di swalayan), kolam terpal ikan, dan teknologi sederhana mesin pencacah sampah/tanaman untuk keperluan pembuatan pupuk organik dan pakan ternak. Akhirnya tepat pukul 11.30 WIB Kegiatan Temu Aplikasi Teknologi Provinsi Jambi Tahun 2014 ditutup secara resmi oleh Sekretaris Bakorluh Provinsi Jambi. (Nch)