Loading...

TEMU KARYA WIRAUSAHA PEKAN DAERAH KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN (PEDA KTNA) XV PROVINSI RIAU TAHUN 2016

TEMU KARYA WIRAUSAHA PEKAN DAERAH KONTAK TANI NELAYAN ANDALAN (PEDA KTNA) XV PROVINSI RIAU TAHUN 2016
Oleh : NURSITA APRIANI, SP Pada Kegiatan Temu Karya Wirausaha Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan ANdalan (PEDA KTNA) XV Provinsi Riau Tahun 2016 setiap kabupaten diharapkan dapat menampilkan produk unggulan maupun inovasi terbaru yang ada pada masing-masing kabupaten. Dalam acara tersebut bertindak sebagai Tim Juri yaitu Badan Koorhinasi Penyuluhan (BAKORLUH) Provinsi Riau yang bertugas melaksanakan penilaian terhadap penemuan yang dihasilkan dari perorangan/petani dan bukan berasal dari perusahaan/badan usaha.Penyaji materi diberikan waktu selama 30 menit dengan pembagian waktu 10 Menit penyampaian materi dan 20 menit tanya jawab dengan peserta yang mengikuti kegiatan tersebut .Kategori Penilaian dari timm Juri adalah• Makalah (Hard Copy dan Soft Copy) bobot 400 point• Penyajian Pemateri berbobot 200 point.• Penguasaan Materi berbobot 200 point.• Penguasaan audience berbobot 100 point • Penyelesaian Maslah berbobot 100 point, sehingga jumlah point berbobot 1000 point.Ketentuan : Keputusan dewan juri dan panitia tidak dapat diganggu gugat.Kegiatan Temu Karya Wirausaha Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan ANdalan (PEDA KTNA) XV Provinsi Riau Tahun 2016 antara lain :1. Kabupaten Pelalawan dengan Materi " Aneka bahan Olahan Daging Ayam"2. Kabupaten Indragiri Hulu dengan Materi " Pupuk Organik Cair dari Batang Pisang3. Kabupaten Rohul dengan materi "Hidroponik Sederhana Skala Rumah Tangga"4. Kabupaten Kepulauan Meranti dengan Materi "Gula Cair Sagu"5. Kabupaten Dumai dengan materi "Alat Sedot Air Tanpa Mesin ".6. Kabupaten Siak dengan materi "Pertanian Hidroponik di Pekarangan.7. Kabupaten Bengkalis dengan materi "Lempuk Durian dan Jamur Kulit Durian"8. Kabupaten Rokan Hilir dengan materi Pupuk Organik Duo Aksi"9. Kabupaten Kampar dengan materi Teknik Penggemukan Kambing Sedangkan Kabupaten Kepulauan Meranti mempresentasikan makalah Gula Cair Sagu yang dibawakan oleh Tauhid Isro peserta perwakilan KTNA Kabupaten Kepulauan Meranti. Latar Belakang Kabupaten Kepulauan Meranti dipilihnya Gula Cair Sagu karena melihat besarnya potensi tanaman sagu yang ada di Kabupaten Kepulauan Meranti. Antusias Peserta Kegiatan Temu Karya Wirausaha dengan ditandai banyaknya pertanyaan mengenai gula cair sagu tersebut antara lain :1. Enzim yang digunakan alami atau buatan2. Efek samping mengkonsumsi gula cair sagu apabila berlebihan dan manfaatnya gula sagu cair3. Seandainya Enzim yang digunakan tidak ada apa bahan penggantinya4. Berapa lama memproduksi gula cair sagu ini dan apakah sudah ada pengkajian atau penelitian terhadap produk gula cair sagu5. Kadar gula yang terkandung dalam gula cair sagu dan mengapa harus menggunakan enzim.Dan semua pertanyaan tersebut dapat dijawab oleh Tauhid Isro selaku pembawa materi gula cair sagu. Hasil dari kegiatan Temu Karya Wirausaha Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan ANdalan (PEDA KTNA) XV Provinsi Riau Tahun 2016 akan diumumkan pada saat acara penutupan kegiatan Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan ANdalan (PEDA KTNA) XV Provinsi Riau Tahun 2016 di Desa Buluh Rambai Kecamatan seberida Kabupaten Indragiri Hulu.Diakhir acara Tim Juri memberian arahan bahwa Materi yang dibawakan dalam kegiatan kegiatan Temu Karya Wirausaha Pekan Daerah Kontak Tani Nelayan ANdalan (PEDA KTNA) XV Provinsi Riau Tahun 2016 sudah bagus namun kedepannya diharapkan KTNA dapat menyampaikan inovasi berdasarkan pengalaman yang dituangkan didalam suatu tulisan yang sistematis dan menarik agar pembacanya mudah mengerti dan tertarik untuk mengaplikasikan di lapangan.