Loading...

TEMU TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN KABUPATEN SIJUNJUNG

TEMU TEKNIS PENYULUHAN PERTANIAN KABUPATEN SIJUNJUNG
Melalui kegiatan Pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian Tahun 2016, Badan Pelaksana Penyuluhan Pertanian, Perikanan, Kehutanan dan Ketahanan Pangan (BP4KKP) Kabupaten Sijunjung menyelenggarakan Temu Teknis Penyuluhan Pertanian Tingkat Kabupaten pada hari Rabu, 25 Mei 2016 yang bertempat di ruang pertemuan UPTB-BPK Kecamatan Kamang Baru. Maksud dan tujuan diadakan temu teknis ini adalah untuk menyamakan persepsi dan mensinergikan kegiatan penyuluhan pertanian untuk mendukung program pembangunan pertanian. Hadir sebagai Narasumber dalam pertemuan yaitu bapak Agustiar dan Joni dari Bakorluh Propinsi Sumatera Barat. Peserta yang hadir berasal dari UPTB-BPK yang mendapatkan kegiatan Dana Dekonsentrasi TA. 2016 yaitu Kecamatan Sumpur Kudus, Koto VII, Sijunjung dan Kamang Baru dengan menghadirkan Kepala UPTB-BPK beserta Pengelola Kegiatan dan Penyuluh Urusan Programa. Dalam sambutannya, bapak Ir. Ronaldi menyampaikan bahwa kegiatan temu teknis ini merupakan forum pertemuan yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan koordinasi dan motivasi dalam pelaksanaan kegiatan penyuluhan pertanian terutama dalam upaya pencapaian swasembada pangan di Kabupaten Sijunjung. Beliau berharap agar Penyuluh dapat mendampingi kelompoktani dalam upaya peningkatan produktivitas padi sehingga persoalan alih fungsi lahan di Kabupaten Sijunjung dapat teratasi. Dalam kesempatan ini, bapak Agustiar memberikan penjelasan tentang kegiatan Pemantapan Sistem Penyuluhan Pertanian Dana Dekonsentrasi TA. 2016 yang meliputi Kegiatan Temu Teknis, Rembuk Tani, Kursus Tani, Pengolahan Database, Pemberdayaan Penyuluh Pertanian Swadaya, Latihan Kunjungan dan Monev, Penumbuhan dan Penilaian Kelas Kemampuan Kelompok Tani. Beliau menyampaikan bahwa kegiatan Dana Dekonsentrasi TA. 2016 di Sumatera Barat dilaksanakan pada 50 unit BP3K, termasuk di Kabupaten Sijunjung sebanyak empat unit BP3K. Beliau berharap agar kegiatan ini dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya berdasarkan Petunjuk Teknis yang diberikan sehingga kegiatan penyuluhan pertanian dapat bermanfaat bagi seluruh pihak khususnya dalam pencapaian target swasembada pangan. Kemudian pada sesi berikutnya masing-masing Kecamatan memberikan rencana jadwal kegiatan khususnya Temu Teknis Penyuluhan Tingkat Kecamatan yang paling lambat sebelum bulan puasa Ramadhan dapat terlaksana. Untuk kegiatan Demonstrasi Plot direncanakan keempat UPTB-BPK menanam komoditi Cabai dan Bawang Merah. (M. Iwan Kurniawan, SP)