THL-TB PENYULUH PERTANIAN PROVINSI GORONTALO MENGIKUTI UJIAN DENGAN METODE COMPUTER ASSISTED TEST (CAT)
Kementerian Pertanian mengusulkan Tenaga Harian Lepas Tenaga Pembantu (THL-TB) Penyuluh Pertanian yang berada di masing-masing kabupaten atau kota untuk menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) penyuluh pertanian tahun 2016. Penyuluh pertanian sebagai mitra petani menjadi gerbang utama dalam pembangunan pertanian. "Penyuluh pertanian sebagai mitra petani dan garda terdepan dalam pembangunan pertanian dituntut untuk memfasilitasi proses pembelajaran petani, tidak hanya sampai terwujudnya kesediaan dan kemampuan petani untuk mengadopsi teknologi yang direkomendasikan. "Usulan formasi dari Kementerian Pertanian untuk THL-TB penyuluh pertanian sebanyak 7.684 orang yang berumur maksimal 35 tahun. Rencana ini untuk mengatasi kebutuhan kekurangan tenaga penyuluh pertanian. "Tes seleksi pengangkatan THL-TB penyuluh pertanian ini dilakukan dengan metode Computer Assisted Test (CAT). Kedepannya diharapkan para THL-TB penyuluh pertanian yang telah diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil dapat tetap menjalankan komitmen untuk menjadi penyuluh pertanian. Penerimaan CPNS THL-TB penyuluh pertanian merupakan bagian pengecualian dari moratorium penerimaan PNS. "Kementerian PAN-RB memberi pengecualian untuk pengangkatan dokter, dokter gigi, dan bidan PTT Kementerian Kesehatan, guru garis depan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dan THL -TB penyuluh pertanian dari Kementerian Pertanian. Peserta Ujian dari Provinsi Gorontalo berjumlah 41 orang yaitu Kabupaten Bone Bolango 13 orang, Kabupaten Boalemo 12 orang, Kabupaten Gorontalo 9 orang, Kabupaten Gorontalo Utara 3 orang, Kabupaten Pohuwato 2 orang, Kota Gorontalo 2 orang, yang pada tanggal 4 Oktober 2016 sudah diverifikasi keaslian berkas oleh tim dari Kementerian Pertanian dan mengikuti test pada tanggal 5 Oktober 2016 di Kantor Regional XI Manado. Mudah - mudahan teman - teman THL-TB penyuluh pertanian se Provinsi Gorontalo lulus dalam ujian nanti. Goood Luck THL – TB penyuluh pertanian. Penulis : Lukman Hairun, STP KJF BP4K Kab. Bone Bolango