Loading...

TNI SUKSES PELOPORI TANAM PADI HIBRIDA

TNI SUKSES PELOPORI TANAM PADI HIBRIDA
Pelda Soirin anggota TNI Koramil 06 kecamatan Sukorejo pada hari Rabo tanggal 26 Nopember 2014 menjadi pusat perhatian segenap hadirin acara Panen raya SL – PTT pengembangan padi Hibrida.Sungguh apa yang telah dilakukan oleh Pelda Soirin ini sangat layak ditiru oleh para pelaku utama pertanian lainnya yang berkecimpung pada komoditas tanaman pangan khususnya tanaman padi.Di saat pemerintahanan baru mencanangkan gerakan pencapaian swasembada pangan 2017,teknis budidaya tanaman padi yang dilakukan oleh pelda Soirin bisa menjadi salah satu pilihan yang digunakan untuk mendukung gerakan pencapaian swasembada pangan tersebut.Capaian produksi tanaman padi hibrida yang dibudidayakan oleh pelda Soirin saat dilakukan ubinan adalah 14,89 Ton per Hektar.Ada kenaikan produksi yang mencolok jika dibandingkan dengan hasil produksi biasanya pada musim yang sama yaitu sebesar 3,5 ton per hektar.Dari data ditingkat petani produksi padi rata-rata di MK II adalah 10,5 ton per hektar. Selisih hasil yang demikian besar ini membangkitkan semangat petani lainnya yang hadir pada acara tersebut dan sekaligus memberi harapan baru serta membuka peluang untuk mengusahakan tanaman padi sebagai andalan usaha tani.Kecamatan Sukorejo pada MK II ini tanaman padinya seluas 1054 hektar dengan beragam varitas padi yang ditanam. Hampir 95 % tanaman padi yang ada menggunakan benih non Hibrida.Memang budidaya padi hibrida ini membutuhkan keberanian,ketekunan,kecermatan dan kedisiplinan serta jiwa pantang menyerah dalam proses pemeliharaannya. Pemerintah dalam hal ini adalah Dinas Pertanian lewat Bapeluh yang memiliki tenaga Penyuluh lapang melihat sosok Pelda Soirin adalah figure yang tepat untuk melakukan kegiatan ini. Pelda Soirin yang dipercaya menjadi ketua Kelompok tani " Suko Makmur " desa Sukorejo di MK II ini menanam padi hibrida seluas 25 Hektar.Kabid. TPH Dinas Pertanian kabupaten Ponorogo Suprapto,SP. Yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa apa yang telah dilakukan oleh Pelda Soirin yang sukses mengembangkan padi hibrida musim ini dapat dilanjutkan dan berharap munculnya sosok sosok lain seperti Pelda Soirin agar pencapain Swasembada Pangan segera bisa tercapai.Hal senada juga disampaikan oleh Kapten Muhayat,Pasiter Kodim 0802 Ponorogo yang mewakli Dandim Ponorogo dalam acara tersebut.Sekcam Sukorejo Siti Hanifah, menyampaikan ikut bangga dengan apa yang telah dicapai oleh Pelda Soirin sehingga dapat mendukung program pemerintah dalam pencapaian Swasembada pangan.SL-PTT pengembangan padi hibrida yang dilakukan oleh Pelda Soirin ini dalam proses budidayanya juga menghadapi kendala antara lain adalah serangan hama walang sangit tapi dapat dikendalikan.Teknis budidaya yang dilaksanakan dengan menggunakan benih padi Hibrida Sembada 168, tanam umur muda,Pupuk Organik dan an organic serta agen hayati.Keberhasilan kegiatan ini menurut Pelda Soirin adalah karena kerjasama yang baik dan solid dari semua pihak yang terlibat dalam program SL-PTT pengembangan padi hibrida sejak awal sampai panen sekarang ini. ? penulis : eko N ? admin_ joesoef soegiarto Ponorogo