Dengan semangat kerja, kerja dan kerja, Balai Penyuluhan Kecamatan Kubung Kabupaten Solok Sumatera Barat menyelenggarakan Training Penyuluh ditahun 2015 ini. Tepatnya pada hari Kamis 8 Januari 2015, yang dihadiri oleh Kepala UPTD, Ibu Nur'ani beserta Kepala Tata Usaha, Koordinator Penyuluh (Bapak Abas) dan seluruh penyuluh pertanian lingkup kecamatan dan nagari sebagai tuan rumah serta dihadiri oleh Penyuluh Kabupaten, Bapak Slamet Muharmoko, SP, M.Si. Kegiatan dibuka oleh Bapak Abas, seraya menyampaikan kalimat-kalimat motivasi kepada seluruh yang hadir untuk berkiprah lebih baik ditahun 2015 ini. Oleh karenanya materi utama pada training tersebut adalah penyusunan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) 2015 sekaligus penyelesaian pengisian realisasi SKP 2014. Selanjutnya beliau menyampaikan kegundahannya pada pelaksanaan training kedepan terkait dengan dikembalikannya para penyuluh berdasarkan pendidikannya ke dinas masing-masing. Termasuk beliau juga mewanti-wanti tentang permasalahan pupuk yang selalu saja setiap tahun menuai masalah yang tidak ringan. Beliau berharap agar tahun 2015 ini segala permasalahan dapat diantisipasi sejak dini sehingga solusi yang terbaik akan dapat diluncurkan. Berikutnya Ibu Kepala UPTD, pada kesempatan tersebut menyampaikan tentang kedisiplinan kerja. Disampaikannya bahwa setiap pegawai mesti meningkatkan kedisiplinannya salah satunya dengan mengisi absensi secara tertib sesuai peraturan yang berlaku. Untuk itu beliau mengkaitkan dengan kemestian penyelesaian SKP 2015 sebagai wujud dari keseriusan pegawai untuk menata perencanaan kerjanya. Selanjutnya untuk PR kedepan, bahwa setiap penyuluh agar melakukan pendataan alsintan yang dimiliki seluruh petani diwilayah kerjanya, untuk merespon rencana adanya program pembangunan SPBU khusus bagi petani. Terakhir beliau juga mengkritisi tentang jumlah penyuluh yang dirasa masih kekurangan jika dikaitkan dengan luasan wilayah kerja diseluruh Kecamatan Kubung. Sebagai acara inti, disampaikan materi training tentang penyusunan SKP khususnya bagi para penyuluh. Materi tersebut disampaikan oleh Bapak Slamet Muharmoko, SP, M.Si, dengan diawali dengan penyampaian informasi-informasi terbaru seputar penyuluhan dari kondisi BP4K terakhir sampai adanya rencana penempatan kembali para penyuluh sebagai upaya penyegaran dalam rutinitas kerjanya. Berikutnya memasuki pemaparan utama seputar materi, beliau memulainya dengan uraian tentang tupoksi penyuluh yang terdiri dari unsur utama dan unsur penunjang. Bahwa dalam penyusunan SKP hendaknya setiap penyuluh mengacu pada tupoksi tersebut yang pengklasifikasiannya meliputi kegiatan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi berdasarkan jenjang kepangkatannya. Dengan begitu setiap penyuluh akan dapat dimudahkan dalam kerjanya karena sasaran kinerjanya ditahun berjalan telah tertata sesuai dengan tupoksi dan kemampuannya. Bersamaan dengan pemaparan materi, terjadi diskusi dan tanya jawab yang aktif hingga dalam tataran praktis mengerjakan langsung pada aplikasi SKP yang telah diberikan. Sampai kegiatan tersebut selesai para penyuluh masih terus membahas beberapa hal khususnya tentang penyelesaian SKP 2014. Hingga kegiatan ditutup, diiringi dengan bersama-sama makan durian yang memang sedang musimnya. (Admin kab/ 2015).