Loading...

TUMPANG SARI “BIMA BREBES” DENGAN TANAMAN TOMAT DAN KACANG TANAH TETAP BERPRODUKSI TINGGI

TUMPANG SARI “BIMA BREBES” DENGAN TANAMAN TOMAT DAN KACANG TANAH  TETAP BERPRODUKSI TINGGI
Bawang Merah varietas Bima merupakan salah satu jenis bawang merah asli lokal yang dibudidayakan di daerah Brebes. Bawang merah varietas bima brebes ini mampu menghasilkan panen bawang 10 ton per hektarnya. Bawang jenis Bima Brebes ini sudah bisa dipanen sekitar umur 60 hari-an. Bawang merah varietas bima brebes ini paling bagus ditanam mulai pada musim kemarau. Selain itu, bawang bima ini sangat cocok, sangat bagus dibudidaya dan dikembangkan pada daratan rendah. Budidaya bawang merah di Kabupaten Tanggamus sudah dilakukan sejak tahun 2000 an yang dikembangkan di daerah persawahan dengan ketinggian kurang dari 500 dpl. Pengembangan budidaya bawang merah di Wilayah Binaan Pekon Kutadalom Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus sejak tahun 2016 di Kelompok tani Perintis Tani yang diprakarsai oleh Pak Kastani sekaligus sebagai ketua kelompok dilaksanakan di lahan kering dengan ketinggian di atas 500 dpl. Lahan kering yang biasa ditanami dengan tanaman hortikultura sayuran dan palawija ditumpangsari dengan tanaman bawang merah varietas Bima. Optimalisasi lahan kering dengan model tumpang sari bawang merah, sayuran dan palawija akan memaksimalkan pendapatan bagi petani. Petani yang terbiasa dengan lahan sewa akan dapat membayar sewa lahan dan operasional budidaya lainnya dari pendapatan panen salah satu jenis tumpangsarinya, selebihnya adalah keuntungan bersih untuk petani sebagai penghasilan musiman. Waktu yang tepat untuk budidaya bawang merah di lahan kering adalah saat curah hujan cukup untuk masa pertumbuhan dan cukup panas untuk periode panen dan penjemuran. Periode penanaman bawang merah yang ideal di Wilayan Binaan Pekon Kutadalom Kecamatan Gisting adalah di akhir musim rendeng sekitar bulan Maret akhir sampai dengan April dan panen pada awal musim gadu yakni bulan Mei atau Juni. Pada saat ini pertumbuhan bawang merah cukup air dan petani tidak kesulitan saat penjemuran setelah panen. Budidaya bawang merah dilakukan seperti halnya menanam sayuran dil ahan kering yaitu di lahan bedengan dengan lebar 100-120 cm dengan kedalaman 30 cm dengan jarak antar bedengan 90 cm. Prasyarat lahan, nutrisi tanah dan pH harus diperhatikan di awal olah tanah untuk memaksimalkan pertumbuhan bawang merah. Pemberian pupuk dasar organik sebagai nutrisi tanah dan penaburan dolomit atau zeolit untuk menaikan nilai pH hingga nilai pH 5-6. Untuk menaikan nilai satu pH dibutuhkan dolomit sebanyak 2 ton/Ha. Umbi bawang merah yang baik memiliki ukuran umbi 3-4 gram, di tanam dilahan dengan jarak tanam 20 x 15 cm. Pemupukan susulan dari masa vegetatif hingga generatif dilakukan secara berkala dengan dosis sesuai anjuran menggunakan pupuk an organik dari jenis Urea, ZA, NPK dan KCl. Saat usia tanaman bawang merah mencapai umur 30 HST (hari setelah tanam) bibit kacang tanah ditanam di pinggir bedengan dan saat usia bawang merah umur 40 HST bibit tanaman tomat ditanam di dalam bedengan dengan jarak tanam 50 (antar lubang) x 60 (antar lajur). Perawatan tanaman dilakukan dengan cara penyiraman, penyiangan dan pembasmian hama penyakit disesuaikan dengan kondisi cuaca dan pengamatan hama penyakit. Panen bawang merah di lahan kering di wilayah binaan Pekon Kutadalom Kecamatan Gisting pada saat bawang berumur 55 HST. Panen bawang merah ditandai dengan batang tanaman yang lemas, daun sudah menguning, warna umbi mengkilat dan terisi penuh dipermukaan tanah. Panen dilakukan secara perlahan dengan cara di cabut diikat dengan tali bambu dan disusun di penjemuran. Hasil ubinan per meter persegi dari panen bawang merah di lahan kering didapatkan rata-rata seberat 5,25 kg sehingga didapatkan produktivtas sebesar 18,375 ton/Ha. Produktivitas bawang merah di lahan kering dengan ketinggian di atas 500 dpl lebih tinggi dibanding produktivitas bawang merah dilahan sawah di wilayah Pekon Kutadalom. Selain itu, ukuran umbi lebih besar dan berkadar air sedikit lebih tinggi. Disajikan olehTISNA MUNAJAT, S.KHTHL TBPP Kecamatan Gisting, Tanggamus