TUMPANG SARI PEPAYA KALIPORNIA DENGAN CABE RAWIT DI LAHAN MARGIANAL MENINGKATKAN PENDAPATAN PETANIOleh : I Made Carma,SP Tanah kering/tegalan sering kali diabaikan oleh petani pemanfaatannya karena secara umum dapat menghasilkan 1 x dlm setahun tergantung pada curah hujan.Pepaya calipornia salah satu jenis buah papaya yang paling banyak diminati oleh masyarakat hal ini dibuktikan dengan permintaan pasar yang tidak pernah sepi.Tanaman pepya varietas California memiliki sifat dan keunggulan tersendiri yaitu buahnya yang mungil tidak terlalu besar berbobot 0,8 – 1,5 kg/buah,kulit buah yang tebal berwarna hijau,bentuknya lonjong berbuah dan bisa dipanen pada umur 8-9 bln hst,daging buah lebih tebal dan lebih keset dan buah lebih tahan lama dalam penyimpanan.Dapat dibudidayakan pada ketinggian 300-500 m dpl dengan curah hujan 1000-2000 mm/thn,kelembaban udara 40% menghendaki tanah yang subur dan berpasir.Tanaman papaya ini merupakan buah Tropis yang memiliki peluang yang sangat besar karena nilai ekonomi yang sangat menjanjikan dan dapat di budidayakan pada lahan kering,bahkan sudah banyak petani yang membudidayakan dengan system tumpang sari denga tanaman Cabe rawit. Tanaman Cabe rawit umurnya menjadi lebih lama/panjang dapat berpungsi sebagai mulsa bagi tanaman Pepaya . Cabe merupakan kebutuhan setiap hari,terutama untuk bumbu dapur. Hampir setiap ibu rumah tangga membutuhkan cabe untuk memasak.Kebutuhan cabe setiap tahun semakin meningkat terutama untuk bumbu dapur,kosmetika,industry makananan dll. Budidaya cabe dilahan kering seringkali menghadapi masalah pengairan terutama pada musim kemarau antara bulan agustus – oktober. Jika tidak bisa menyiram tanaman cabe akan mati, untuk itu perlu di tumpang sari dengan tanaman lain dalam hal ini tumpang sari dengan Pepaya Kalipornia sehingga umur tanaman cabe bisa lebih panjang serta tanah tidak bero/kosong.Hasil survey yang dilakukan menunjukkan bahwa budidaya cabe kecil di lahan kering tanaman cabe akan mati pada bulan Agustus – Oktober, sehingga tanah menjadi bero yang mengakibatkan tidak efisiennya penggunaan lahan kering. Apabila ditumpang sari dengan papaya Calipornia maka tanaman cabe bisa bertahan/berumur sampai dengan umur 3 tahun bahkan dibeberapa tempat bisa berumur 4 tahun lebih.Tehnik budidaya Tumpang Sari papaya Kalipornia dengan Cabe Rawit merah adalah sbb :1. Pesemaian bibit2. Persiapan Lahan3. Penanaman4. Pemeloiharaan1.Pesemaian Pepaya dan Pesemaian Cabe Pesemaian papaya Kalipornia dilakukan lebih awal kira kira pada bln awal bulan oktober sedangkan pesemaian cabe rawtit merah di semaikan selisih 3 (tiga) minggu dengan papaya atau minggu ke 3 pada bulan oktober.2.Pesemaian Lahan Lokasi lahan untuk tanaman papaya kalipornia sebaiknya yang bebas naungan agar dapat penyinaran matahari. Lahan dibersihkan digemburkan lalu dibuat lobang tanam ukuran 60 x 50 cm. dengan jarak tanam 3 x 3 m. diantara barisan calon tanaman papaya buatlah 1 (satu) bedengan untuk persiapan tanaman cabe rawit dengan ukuran lebar 1 m dan panjang menyesuaikan dengan keadaan. Jika tanah pH tanah kurang dari 6,0 sebaiknya ditaburkan kapur dolomite.3.Penanaman Penanaman bibit papaya kalipornia sebaiknya dilakukan pada awal musim penghujan jika memang tidak ada air untuk menyiram. Sebelum menanam lobang tanam diisi dengan pupuk kandang/kompos sebanyak 40 kg per lobang dan dicampur dengan tanah bekas galian bagian atas/top soil dengan perbandingan 1:1. Robeklah plastic polybag secara berlahan agar jangan sampe akar tanaman rusak. Lalu lobang yang sudah diisi dengan pupuk kandang/kompos dikoak seukuran polybag bibit papaya. Tutup kembali dengan tanah sampai batas leher akar bibit papaya dan tekan sedikit saat menutup,penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari. Setelah semua lobang ditanami papaya langkah berikutnya adalah menanam cabe rawit pada bedengan yang sudah disiapkan yaitu diawali dengan menabur pupuk NPK dan pupuk ZA diatas bedengan dengan dosis 150 kg NPK/ha dan 100 kg ZA/ha atau memasang mulsa plastic hitam perak. Lobangi platik mulsa dengan jarak 60 x 75 cm. Koak lah tanah pada lobang mulsa dan diisi dengan larutan pupuk. Untuk 10 liter air diisi 250 gram pupuk NPK dan 1 genggam pupuk ZA. Larutan pupuk ini disiramkan pada lobang tanam cabe,tiap lobang cabe diisi 250 ml larutan atau 1 gelas air mineral.Selanjut tanamlah bibit cabe dan tutup dengan tanah yang gembur dan subur. Penanaman sebaiknya di lakukan pada sore hari. Apabila sehari setelah tanam tidak ada hujan maka sebaiknya dilakukan penyiraman baik pada papaya maupun cabae.4.Pemeliharaan4.a. Pemupukan : Pemupukan papaya dilakukan pada umur 14 HST dengan pupuk UREA dan NPK dengan dosis 250 gram pupuk NPK dan 100 gram pupuk UREA per pohon. Caranya boleh dengan kocor/mencampr dengan air. Atau ditaburkan pada koakan tanah tegak lurus dengan tajuk daun dan ditutup kembali dengan tanah. Untuk pemupukan papaya selanjutnya dilakukan setiap 3 bulan. Sedangkan pemupukan pupuk kandang dilakukan pada menjelang akhir musim hujan dengan dosis 15-25 kg/pohon.b.Perawatan Lanjutan Pepaya calipornia akan tumbuh maksimal jika dirawat dengan rutin melakukan penyiraman pada musim kemarau,penyiangan dan pembumbunan. Penyiangan rumput sebaiknya dengan mencabut agar tidak mengganggu system perakaran. Sedangkan pembumbunan dilakukan setelah penyiangan dan pemupukan susulan. Tujuan pembumbunan adalah untuk menguatkan batang agar tidak mudah roboh.c. Mencegah hama dan Penyakit Beberapa hama yang menyerang tanaman papaya calipornia diantaranya : tungau,kutu daun,kutu putih. Hama hama tersebut bisa dikendalikan/disemprot dengan pestisida sedangkan tungau bisa disemprot dengan tungau. Sedangkan penyakit yang menyerang tanaman papaya Calipornia yaitu : Phytphora parasitica-Collectricum,Palmivora dan Pythium. Tabel 1. Analisa Usaha Tani Tumpang Sari Pepaya dengan Cabe Kecil (Ha) No. Uraian Perlakuan Tumpang Sari Monokultur Pepaya Vol Nilai(Rp) Vol Nilai(Rp)1. Biaya Tenaga Kerja 1.Olah Tanah 40 3.200.000 30 2.400.000 2.Pemupukan 8 640.000 5 400.000 3.Pasang mulsa 5 400.000 0 0 4.Penyiangan 5 400.000 10 800.000 5.Pengendalian OPT 10 800.000 0 0 6.Pengairan 45 3.600.000 20 1.600.000 7.Panen 20 1.600.000 10 800.000 Jumlah 10.640.000 6.000.0002 Biaya Sarana Produksi 1.Bibit pepaya 1.110 5.550.000 1110 5.550.000 2.Bibit cabe 5.000 1.500.000 0 0 3. NPK (Kg) 600 1.620.000 500 1.350.000 4.Pupuk Organik 10000 8.000.000 6000 4.800.000 5. Mulsa Plastik 200 800.000 0 0 6. KNO3 putih (Kg) 100 2.500.000 50 1.250.000 7. Pupuk ZA 200 kg 320.000 100 160.000 8. Insektisida (Liter) 5 1.000.000 1 200.000 9.Hand Sprayer 1 600.000 1 600.000 10.Slang air 100m 260.000 100m 260.000 Jumlah biaya 22.150.000 14.170.000 Total biaya 32.790.000 20.170.0003 Hasil Panen (ton/Ha) 20 kgx a.Pepaya 1110x3000 66.600.000 1110 66.600.000 b.Cabe 0,6kg x 5000 24.000.000 0 04 Keuntungan Bersih 57.810.000 46.430.0005 R/C Ratio 2,763 3,301