Beberapa uapaya pencegahan penularan secara vertical ini bisa dilakukan dengan dilakukan vaksinasi pada peternakan pembibitan atau breeding. Vaksinasi bisa dilakukan beberapa minggu sebelum masa produksi, yang bisa dimulai pada usia 6 minggu. Vaksinasi pada induk ayam ini bertujuan agar antibody dengan titer yang protektif terbentuk untuk mencegah anak ayam tertular penyakit CAV. Kontrol terhadap penyakit dapat dilakukan dengan menerapkan beberapa langkah, diantaranya dengan biosecuriti yang ketat perlu diterapkan untuk mencegah infeksi awal pada grand parent stock (GPS). Sistem perkandangan yang tertutup perlu diterapkan untuk mengurangi penularan dari luar kandang. Namun perlu diingat bahwa pada system perkandangan yang tertutup dengan populasi yang terlalu padat akan meningkatkan peluang terjadinya infeksi secara horizontal. Virus penyebab penyakit CHICKEN Anemia Virus (CAV) merupakan virus yang tahan terhadap panas,etil eter, dan kloroform. Virus ini juga bersifat stabil pada pH 3 selama 3 jam,serta menjadi inaktif pada temperature 100°C selama 15 menit dan larutan 50% fenol selama 5 menit. Virus penyebab Chicken Anemia ini merupakan suatu virus yang berukuran kecil dengan diameter 19-24 nm dan tergolong virus ssDNA atau single standed deoxyribonucleic acid. Oleh karena itu dalam mengeradikasi penyakit CAV perlu dilakukan pengapkiran ayam karier untuk mencegah transmisi secara vertical,terutama pada ayam yang mengalami hambatan pertumbuhan dan menunjukkan gejala kepucatan. Sumber www.poultryindonesia.com Nama : Nurkarlina Rakib