Loading...

UPAYA MENJADI LUMBUNG PANGAN DENGAN TANAMAN TUMPANGSARI

UPAYA MENJADI LUMBUNG PANGAN DENGAN TANAMAN TUMPANGSARI
UPAYA MENJADI LUMBUNG PANGAN DENGAN TANAMAN TUMPANGSARI OLEH : PONCORINI PPL KEC. TROWULAN Tanaman Tumapngsari merupakan salah satu bercocok tanam yang mencampur proses penanaman ( polyculture ) dalam suatu lahan yang sama dan waktu yang sam ,hal ini di lakukan untuk mencapai produksi yang tinggi kerana dengan tumpangsari tanaman pokok bisa tumbuh selayaknya pertumbuhan dan tidak terganggu oleh tanaman tumpangsarinya. Salah satu upaya pemerintah untuk menjadikan Lumbung Pangan tahun 2045 adalah dengan beberapa program terobosan diantaranya adalah tanam tumpangsari padi – kedelai lahan seperti di lahan Kelompok Tani Budi Harjo Satu,Budi Harjo Dua dan Budi Harjo Tiga desa Pakis kecamatan Trowulan. Pola tanam tumpangsari dikembangkan agar tidak terjadi persaingan penggunan lahan antara padi ,jagung dan kedelai.Dengan tanam sistim tumpangsari diharapkan bisa menambah populasi ketiga tanaman tersebut,karena yang terjadi selama ini di daerah ,jika harga jagung naik maka akan kesulitan tanam padi dan kedelai.Dengan adanya tanaman tumpangsari ini persaingan penggunaan lahan antara padi ,jagung dan kedelai bisa diminimalisir.Pola tanam tumpamgsari juga bisa menjadi salah satu mitigasi resiko kegagalan panenmaka petani masih ada penyangganya yakni tanaman kedelai.Tanaman tumpangsari juga mempunyai kelebihan .Misalnya dikelompok tani kami Budi Harjo Dua tanaman padi terserang hama ,maka tanaman kedelai bisa menjadi tanaman refugia atau tempat bersarangnya musuh alami hama yang menyerang tanaman padi PENGOLAHAN TANAH Pengolahan tanah untuk tanaman tumpangsari di lahan kering / hutan dilakukan sebelum hujan dengan cangkul atau garpu.Pada daerah yang Kondisi tanahnya ringan pengolahan tanah cukup denagn pembajakan 1 kali. PENANAMAN Tanaman tumpangsari di Kelompok Tani Budi Harjo Satu ,Budi Harjo Dua,Budi Harjo Tiga dilakukan pada musim penghujan ( MT 1 ) dengan cara sistim tanam padi gogo sistim tugaldengan jaraktanam padi gogo adalah 20cm ( antar barisan ) x 10cm ( dalam Barisan ) dengan isi 5-7 biji per lubang ,sedangkan jarak tanam 20cm ( dalam barisan ) dengan isi 2-3 biji per lubang ,untuk penanaman padi gogo lebih awal dengan selang waktu 2 – 3 minggu. PENGENDALIAN GULMA Pengendalian gulma tumpangsari dapat dikombinasikan dengan herbisida dan penyiangan manual dengan teknis sebagai berikut : Penyemprotan herbisida pada umur + 15 hari dengan dosis menurut petunjuk. Penyiangan secara maual umur + 30 hari atau disesuaikan dengan pertumbuhan gulma. PEMUPUKAN untuk pemupukan tanaman tumpangsariPadi gogo dan kedelai menggunakan rekomendasi pemupukan padi gogo,sedangkan untuk pupuk organiknya diberikan pada saat tanam sebagai penutup lubang tanam. PENGENDALIAN OPT. Sebelum melakukan tindakan pengendalian OPT ,perlu dilakukan pengamatan di lahan untuk mengetahui gejala – gejala serangan hama maupun penyakit sebelum dilakukan tindakan pengendalian baik pengendalian dengan kimia maupun organik, sehingga bisa menentukan tindakan pengendalian secara tepat dan benar sesuai dengan hasil pengamatan. KELEBIHAN SISTIM TUMPANGSARI Ada beberapa kelebihan tanam secara tumpangsari yaitu : a..Memperoleh hasil produksi yang maksimal dengan satu lahan yang sempit b.Dapat memperkecil biaya tanam dari segi penolahan lahan/ perawatan dan tenaga. c Hama tidak akan menyerang tanaman utama apabila ada tanaman kedelai sebagai tanaman Refugia. KELEMAHAN SISTIM TUMPANGSARI Disamping ada kelebihan ada juga beberapa kelemahannya yaitu : a.kebutuhan air yang sangat bertolak belakang antara padi dan kedelai, jadi perlu dibuat parit disetiap barisan tanaman kedelai agar,ketika melakukan pengairan pada padi tanaman kedelai tidak terlalu tergenang air, Pengairan juga bisa menjadi salah satu ancaman kegagalan program tanam tumpangsari ini,maka sangat dibutuhkan pengawalan dan pengamatan secara intensif,Jadi perlu adanya kerja sama antara petani ,PPL dan Petugas POPT PANEN. . Panen dapat dilakukan pada saat matang secara Fisiologi yaitu untuk tanaman padi gogo bilamana 90% bulir padi sudah menguning dan untuk tanaman kedelai apabila sebagian besar /95 % polong pada batang utama telah berubah warna menjadikuning kecoklatan,batang tanaman sudah menering dan daunnya sudah rontok.