Varietas Kedelai dari katagori umur dapat dibedakan menjadi genjah(kurang 80 hari), sedang (80-90 hari), dan dalam (lebih 90 hari). Melalui hasil rancangan para pemulia dari Balai Penelitian dan Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian (Balitkabi), maka pada 9 Desember 2011 oleh Menteri Pertanian telah di realese Varietas Kedelai umur super genjah dengan nama Varietas Gema singkatan dari genjah asal Malang, merupakan varietas kedelai super genjah dengan umur panen dibawah 75 hari.Varietas kedelai berumur super genjah (kurang dari 75 hari) sangat prospektif dikembangkan pada daerah-daerah bercurah hujan terbatas atau dibudidayakan pada Musim Kering ke 2 (MK2), pada saat air irigasi mulai berkurang. Varietas kedelai dengan umur super genjah juga sangat berperan penting dalam meningkatkan intensitas pertanaman (IP) .Varietas Gema yang merupakan varietas kedelai super genjah memiliki rata-rata produksi 2,47 ton/ha, juga sesuai untuk bahan baku tahu karena dari 8 kg biji kedelai Gema dihasilkan rendemen tahu 267% lebih tinggi dibandingkan dengan kedelai impor yang hanya mencapai 235%. Kandungan protein Gema 39%, lebih tinggi dibandingkan kedelai impor yang hanya 37%. Lebih lanjut deskripsi Varietas Gema dapat disampaikan sebagai berikut : Dilepas tahun : 9 Desember 2011SK Mentan : No.5039/Kpts/SR.120/12/2011Nomor seleksi : Shr/W-60Asal : Seleksi persilangan galur introduksi Shirome dengan varietas WilisTinggi tanaman : ± 55 cmTipe pertumbuhan : DeterminitWarna daun : Hijau Warna bulu : Coklat mudaBentuk daun : Lonjong (triangular)Warna hipokotil : UnguWarna epikotil : HijauUmur berbunga : ± 36 hariWarna bunga : UnguWarna kulit polong : Coklat Umur panen : ± 73 hariBentuk biji : Agak bulat Warna kulit biji : Kuning mudaWarna hilum biji : CoklatWarna kotiledon : PutihKecerahan kulit biji : Kusam (tidak mengkilap)Bobot 100 butir : ± 11,90 gramKandungan protein : ± 39,07% bkKandungan lemak : ± 19,11% bkPotensi hasil : 3,06 ton/haRata-rata hasil biji : 2,47 ton/haKetahanan thd penyakit : Peka terhadap virus daun CMMV, moderat penyakit karatKetahanan thd hama : Peka terhadap hama penghisap polong, agak tahan hama penggerek polong, moderat terhadap hama ulat grayakWilayah adaptasi : Lahan sawah dan lahan kering (tegal) Pemulia : M. Muchlis Adie, Gatut Wahyu AS, Ayda Krisnawati, Suyamto, Arifin. Instansi Pengusul : Balai Penelitian Tanaman Kacang-kacangan dan Umbi-umbian. Siti Nurjanah Penyuluh Pertanian Madya, Pusat Penyuluhan Pertanian. BPPSDMP Kementerian Pertanian. Email : snurjanah8514@yahoo.comSumber : 1) Didik Harnowo, 2013, Deskripsi Varietas Unggul Kedelai, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Kementerian Pertanian.2) http://www.diperta.jabarprov.go.id3) https://www.google.com/ 4) http://balitkabi.litbang.deptan.go.id