Loading...

Waspada Hama Dan Penyakit Utama Pada Tanaman Padi Di Musim Gadu

Waspada Hama Dan Penyakit Utama Pada Tanaman Padi Di Musim Gadu
WASPADA HAMA DAN PENYAKIT UTAMA PADA TANAMAN PADI DI MUSIM GADU Sebentar lagi tanam padi di musim gadu atau kemarau akan segera tiba, biasanya dimulai pada bulan Maret – Mei setiap tahunnya. Agar pertanaman padi dimusim gadu ini memberikan produksi yang baik, maka hama dan penyakit yang merupakan salah satu factor penghambat produksi perlu diwaspadi. Serangan hama penyakit dimusim gadu terkadang bisa menimbulkan fuso. Tindakan pencegahan diperlukan sedini mungkin agar resiko kerusakan tanaman atau kegagalan panen di pertanaman padi tidak terjadi. Beberapa hama dan utama padi di musim gadu yang perlu diperhatikan sebagai berikut : Hama Tikus Tikus merupakan salah satu hama utama tanaman padi di musim Gadu. Hal ini disebabkan makanannya yang selalu tersedia di areal persawahan dengan kata lain makanan tidak terputus. Hama ini menyerang tanaman dari fase pembibitan sampai fase pemasakan bahkan pada saat penyimpanan. Kerusakan parah terjadi jika tikus menyerang padi pada fase generatif, karena tanaman tidak dapat membentuk anakan baru. Pada serangan berat , tikus merusak mulai dari tengah hamparan padi meluas ke pinggir dan hanya menyisakan 1 – 2 tanaman dipinggit petankan. Dengan demikian dapat menyebabkan kerusakan yang ditimbulkannya dapat mencapai 90% bahkan lebih. Tindakan pencegahan harus segera dilakukan seawal mungkin sebelum pelaksanaan musim tanam gadu dimulai, salah satunya dengan melakukan gropyokan tikus pada masa bera dan olah tanah yang dipadukan dengan pemasangan umpan. Lakukan kegiatan ini secara serempak sehamparan dengan harapan pada saat pertanaman, tikus sudah mulai dapat dikendalikan. Kemudian setelah selesai tanam, dapat dipasang pagar plastik disekeliling sawah yang sudah dibuat saluran keliling. Hama Penggerek Batang Hama pada musim tanam gadu yang juga perlu diwaspadi adalah hama pengerek batang atau yang biasa disebut sundep beluk. Hama ini menyerang padi mulai dari fase pembibitan sampai pada fase berbunga. Jika menyerang pada fase vegetative disebut sundep, sedangkan jika menyerang pada fase generatife disebut beluk. Kerusakan yang ditimbulkan oleh pengegrek batang ditandai dengan matinya titik tumbuh akibat terpotong oleh ulat penggerek batang. Tanaman padi pada fase pembibitan sangat sensitif terhadap serangan hama ini, untuk itu waktu tanam yang tepat merupakan cara yang efektif menghindari serangan hama ini. Hindari penanaman padi pada bulan Desember-Januari karena suhu, kelembaban dan curah hujan pada saat ini cocok bagi perkembangan penggerek batang. Pengendalian juga dapat dilakukan dengan penanaman dan pemanenan serempak, serta sesudah panen, lahan langsung digenangi air sampai pangkal batang padi tenggelam selama ± 7 hari agar ulat dan pupa yang berada di dalam batang mati. Penulis Abdul Jahid Husain, SP BPP Anggana Kab. Kukar Prov.Kalimantan Timur