Loading...

Waspada pada penyakit kambing domba

Waspada pada penyakit kambing domba
Kambing domba sehat akan sangat berpengaruh pada keberhasilan pengelolaan usahatani budidaya kambing domba. Yang pastinya bila kambing domba sakit akan berdampak pada hasil produksi ternak yang dihasilkan dan berbuntut pada nilai rupiah yang akan diterima petani ternak kambing domba. Beberapa penyakit pada kambing domba yang perlu diwaspadai diantaranya : 1. Kembung perutKembung perut pada kambing domba umumnya terjadi akibat timbunan gas yang berlebih pada perut kambing. Proses terjadinya gas dalam perut kambing diantaranya dapat disebabkan oleh pemberian pakan hijauan rumput yang masih terlalu muda, kambing domba merumput dilahan yang masih berembun, hijauan pakan ternak yang diberikan banyak mengandung air atau juga dapat pemberian pakan hijauan daun ubi jalar yang berlebihan.Penyakit kembung perut disebut juga dengan bloat atau timpani dengan gejala gejala yang terjadi kambing domba gelisah dan susah bernafas perut kambing domba bagian kiri megalami pembekakan dan bila ditepuk tepuk akan timbul suara seperti kendang yang sedang ditepuk. Penyakit kembung perut ini sangat berbahaya karena dapat menimbulkan kematian kambing domba.Pencegahan kembung perut pada kambing domba dapat dilakukan dengan cara, berikut ; 1). Pemberian pakan hijauan rumput jangan diberikan yang terlalu muda, 2).Jangan membiarkan kambing domba merumput dibawah jam 9 pagi, 3) Pemberian pakan hijauan harus dilayukan terlebih dahulu, 4) Pemberian daun ubi jalar jangan terlalu sering.Pengobatan kembung perut pada kambing domba dapat dilakukan dengan beberapa cara 1).Pemberian minyak kelapa dengan ukuran 0,5 gelas dapat juga diberikan larutan gula merah dan asam jawa yang akan mengeluarkan gas dari perut kambing domba dengan cara mengurut-urut perut kambing domba, 2).kambing domba diusahakan harus selalu posisi tetap berdiri,3) Memaksa kambing domba dalam keadaan membuka mulut dengan cara pemberian kayu melintang untuk pengganjal mulut kambing domba. 4). Pada bagian perut yang kembung ditekan tekan untuk membantu pengeluaran gas yang ada di perut kambing domba.5) Pada bagian perut yang kembung dapat dibalurkan bawang merah hanlus dan sudah dicampur dengan minyak angin. 6). Setelah angin sudah keluar melalui anus, kedua kaki depan kambing domba diangkat ke atas sambil sisi perut dijepit dengan kaki kita. 2. Mencret/ Diare. Penyakit kambing domba yang juga harus diwaspadai adalah mencret akibat adanya gangguan pada saluran pencernaan kambing domba. Mencret dapat disebabkan oleh bakteri, makanan yang sudah kedaluarsa atau juga diseabkan oleh udara yang dingin. Tanda tanda kambing domba terserang mencret/ diare dapat dilihat dari kotoran yang berubah warna hijau muda, hijau mengkilap, hijau kekuningan, hijau kemerahan atau hijau kehitaman. Selain dari warna kotoran tanda tanda lain kambing domba terserang mencret tampak lesu, lemah dan pucat.karena nafsu makan kambing domba menurun. Kasus mencret pada kambing domba dapat dicegah dengan cara 1) menghindarkan pemberian pakan hijauan berupa daun kacang-kacangan dan pakan hijauan yang masih muda secara berlebihan, 2) Lakukan sanitasi kandang dengan kondisi kandang harus bersih dan tidak lembab, 3) Pada kambing domba yang sakit harus dipisahkan dengan kandang tersendiri, 4) Lakukan pembelian kambing domba yang mempunyai catatan asal usu lternak yang jelas, 5) Pengawasan kesehatan kambing domba harus dilakukan secara teratur Pengobatan mencret pada kambing domba dapat dilakukan dengan cara tradisional maupun pengobatan medis..Pengobatan tradisional pada kambing domba yang terserang mencret dapat diberikan 1)Larutan garam 10 gr dan gula pasir 10 gr dan air matang 2,5 liter, 2) Pemberian air kelapa muda yang diminumkan secukupnya, 3) Pemberian daun jambu biji 5 lembar yang dilumatkan bersama garam dapur, 4) Pemberian .daun jambu biji, daun bambu muda dan daun buni. Sedangkan pengobatan medis dilakukan dengan pemberian antibiotik dan pemberian norit sebanyak 3 tablet atau pemberian larutan oralit dengan cara melarutkan 2 sendok makan garam ditambah 2 sendok makan gula dalam 2,5 liter air dingin yang sudah dimasak Nani Priwanti Soeharto - PP PPMKP CiawiSumber1. Ernawati dkk, Pembibitan Kambing dan Domba Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Jawa Tengah , 20072. Petunjuk Teknis Budidaya Ternak Domba Balai Pengkajian Teknolologi Pertanian (BPTP) Jawa Barat Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Teknologi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian, 2010