Acara Wisata Edukasi Balai Kota Provinsi DKI Jakarta yang dibuka untuk umum setiap Sabtu-Minggu tetap menjadi destinasi edukasi pilihan warga Jakarta dan sekitarnya. Hingga pukul 12.00, tercatat pengunjung yang datang ke booth Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan mencapai 350 orang.Ditampilkan peragaan dan edukasi penganekaragaman konsumsi pangan dan informasi pangan mengandung bahan kimia berbahaya bersama narasumber dari Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi DKI Jakarta.Ratusan paket pangan olahan udang (ebi furay) dan minuman sayur kelor dan Sawi (smoothies) rasa Avocado dibagikan gratis ke pengunjung Wisata Balai Kota, sebanyak 350 paket, hari Minggu tanggal 8 Nopember 2015.Tak hanya itu, juga disediakan pojok pengujian formalin yang memberikan informasi bagi masyarakat untuk menguji penganan segar yang diduga mengandung formalin. Pembagian paket olahan pangan bagian dari edukasi yaitu penganekaragaman konsumsi panganan. Selain membagikan 2 jenis panganan olahan kita juga berikan informasi tentang manfaat daun kelor . Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan, juga menyertakan program pemutaran film tentang rabies, promosi gemari (gemar makan ikan) dan pelayanan kesehatan hewan. Selain bagian dari edukasi pada masyarakat, program digelar juga untuk meramaikan Wisata Balai Kota. Wisata Balai Kota dibuka sebagai tempat edukasi dan rekreasi warga Jakarta yang ingin menghabiskan akhir pekan. Ajang Wisata Balai Kota ini dimanfaatkan untuk mensosialisasikan program Dinas tahun 2016 pengunjung juga kita bagikan kalender 2016 dan poster tentang kegiatan yang telah dan akan dilaksanakan. Berdasarkan pantauan melalui kamera pengawas atau Closed Circuit Television (CCTV), jumlah pengunjung ?yang datang ke acara Wisata Balai Kota pada umumnya mengalami peningkatan dari pukul 11.00-13.00. Ruang favorit yang paling banyak dikunjungi pengunjung yakni ruang foto galeri mantan Gubernur DKI dan bioskop Balai Kota di Balai Agung. Kedua ruangan tersebut, setiap pekannya selalu dibanjiri pengunjung yang datang bersama rombongan. Sasaran Dinas Kelautan Pertanian dan Ketahanan Pangan bukan jumlah pengunjung. Tapi bagaimana membuat senang warga ibukota, serta menambah wawasan dan pengetahuan masyarakat secara luas . SRI HURUSTIATI, PENYULUH PERTANIAN DINAS KELAUTAN PERTANIAN AN KETAHANAN PANGAN PROV. DKI JAKARTA A