PENDAHULUAN Ternak kambing sudah sangat dikenal oleh masyarakat pedesaan, umumnya dipelihara sebagai tabungan dengan skala pemilikan rata-rata 3-5 ekor/keluarga tani. Sistem pemeliharaan umumnya masih tradisional dengan dilepas bebas ekstensif terutama didaerah kering, sebagian sudah ada yang mengkandangkan ternaknya di malam hari. Melalui mimbar infomasi penyuluhan ini diharapkan dapat memperbaiki pola pemeliharaan ternak kambing yang dapat mempertimbangkan keuntungan sehingga dapat memperbaiki produktivitas ternak dan pada akhirnya memberikan tambahan pendapatan bagi petani. Cara Memilih Induk atau Pejantan Hal-hal yang perlu diperhatikan di dalam memilih bibit yang berkualitas baik adalah:1. Pilihlah bibit yang sehat.2. Pilih yang berasal dari keturunan yang unggul seperti Peranakan Etawa (PE) atau kambing lokal (kambing kacang) yang diketahui berasal dari keturunan yang unggul. Ciri-ciri Induk dan Pejantan yang Sehat Pejantan Bibit: Induk Bibit: • Tubuhnya sehat, besar,panjang• Kaki lurus dan kuat• Tumit tinggi• Penampilan gagah, dada lebar• Alat kelamin normal• Aktif dan besar nafsu kawinnya• Bulu bersih dan mengkilat • Tidak Terlalu Gemuk• Kaki lurus dan kuat• Alat kelaminnnya normal• Ambing puting susu normal• Bulu bersih dan mengkilap Jenis Pakan yang Baik Ternak harus diberi pakan yang sesuai dengan tujuan produksi, untuk pertumbuhan, pembiakan, atau penggemukan. Bila ternak digembalakan pada siang hari, maka pada malam hari perlu disiapkan pakan agar pertumbuhan baik. Tanaman dedaunan dari jenis kacang-kacangan (legume) seperti lamtoro, gamal, turi atau daun dari tanaman tahunan seperti daun nangka, mangga yang disukai oleh kambing. Cara Memberikan Pakan Jumlah pakan yang diberikan 8-10% dari berat badannya, misalnya berat badan 25 kg maka perbandingan antara rumput dan dedaunan adalah sebagai berikut:• Untuk penggemukan = 1 bagian rumput : 4 bagian dedaunan• Untuk induk bunting dan menyesui : 3 bagian rumput : 3 bagian dedaunan (masing-masing 50%). Sebaiknya ditambah makanan penguat (konsentrat) misalkan dedak, jagung giling sebanyak 2-3 gelas per ekor.• Untuk anak sebelum disapih = 1 bagian rumput dan 1 bgian dedaunan.Keterangan : tiap bagian beratnya 2,5 kg. Penyediaan Pakan Musim Kemarau Bagi peternak yang memiliki lahan sebaiknya menanam HMT seperti lamtoro, gamal atau turi yang sekaligus bisa berfungsi sebagai tanaman pagar. Tanaman ini sangat berguna terutama pada sat musim kemarau sebagai sumber persediaan pakan. Pemberian minum pada kambing sagat penting walaupun sebenarnya kebutuhan air minumnya sedikit. Selain itu pada saat menyesui atau pada saat memproduksi air susu kebutuhan minumnya lebih banyak. Perkandangan Syarat-syarat penting perkandangan yang harus dipenuhi adalah:• Kandang harus selalu kering dan tidak tergenang• Jarak kandang agak jauh dari sumur• Cukup mendapatkan sinar matahari• Kandang bisa dibuat dari bahan yang murah dan mudah didapat asalkan kuat dan dapat dipakai lama.• Kandang yang ideal adalah memiliki ruang untuk penggemukan, untuk penyapihan anak/pembesaran, untuk induk bunting. Untuk memisahkan dari penjantan dapat dibuat sekat-sekat. Ukuran kandang:• Jantan dewasa umur >12 bulan: 1,2 m2/ekor.• Betina dewasa umur > 12 bulan: 1,0 m2/ekor• Kambing muda umur 7-12 bulan: 0,75 m2/ekor• Anak kambing umur < 7 bulan: 0,5 m2/ekor• Induk dan anak yang masih disusui: 1,5 m2/ekor Pencegahan Penyakit• Menjaga kebersihan ternak dan kandangnya. Membersihkan kandang dari sisa-sisa pakan dan kotorannya. Bila perlu secara teratur disemprot dengan antiseptik.• Memberikan pakan yang berkualitas baik dan bergizi.• Bia ada ternak yang sakit harus segera dipisahkan dari kelompoknya, agar yang lainnya tidak tertular.• Vaksinasi untuk penyakit-penyakit yang berbahaya seperti antrax.