Loading...

152 Kelompoktani Di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian Welamosa Kecamatan Wewaria Dikukuhkan Kelas Kelompoknya

152 Kelompoktani Di Wilayah Kerja Balai Penyuluhan Pertanian Welamosa Kecamatan Wewaria Dikukuhkan Kelas Kelompoknya
Senin, 14 September 2020 bertempat di Aula Kecamatan Wewaria dilaksanakan acara Pengukuhan Kelas kelompoktani dan Lokakarya Penerapan Integrasi Padi sawah dan sapi yang dihadiri oleh perwakilan ketua kelompoktani, ketua Gapoktan,ketua posluhdes serta seluruh kepala desa di Kecamatan Wewaria. Sebanyak 152 kelompoktani dikukuhkan oleh Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende, Ir. Marianus Aleksander dengan perincian sebagai berikut Kelas Madya sebanyak 2 kelompok, kelas Lanjut 38 dan kelas Pemula 112 kelompok. Pengukuhan ini merupakan suatu keharusan dalam pembinaaan dan pendampingan kelompoktani sebagai alat ukur kemajuan kelompoktani dalam mengorganisasikan dirinya sebagai sebuah kelembagaan tani yang menjadi sasaran penyelenggaraan penyuluhan. Camat Wewaria Paulus A. Nggarang, S. Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa kelembagaan tani yang terbentuk lebih banyak belum produktif. Kelompok tani aktif jika ada bantuan, dan setelahnya tidak ada aktivitas dikelompok tani. Melihat situasi ini, kehadiran penyuluh pertanian ditengah petani menjadi sesuatu yang tidak bisa ditawar. dan sejauh pengamatannya sudah ada trend positif beberapa tahun terakhir terkait keaktifan kelompoktani. Salah satu upaya yang sementara dilakukan adalah dengan melakukan penilaian dan pengukuhan kelas kelompok sebagai alat ukur pelaksanaan pendampingan kelompoktani. Peran kelembagaan tani seperti Gapoktan, KTNA, Posluhdes agar dapat ditingkatkan sesuai fungsinya sehingga dapat membantu petani mengatasi masalah yang mereka hadapi. Komitmen dan kinerja yang militan menjadi senjata utama dalam meminimalisir persoalan diatas. Dan mengakhiri sambutanya beliau mengajak peran serta semua desa untuk terlibat aktif dalam memfasilitasi penyelenggaran penyuluhan sehingga kelompoktani bisa lebih produktif dan berdaya saing, karena kecamatan ini merupakan lumbung pangan bagi Kabupaten Ende. Pada kesempatan yang sama, dalam sambutanya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Ende menyampaikan bahwa upaya pembinaan dan pemberdayaan tersebut dapat diawali dengan melakukan pemetaan atas keberadaan dan keragaan dari masing-masing kelompoktani. Hal ini agar diketahui kemampuan masing-masing kelompoktani baik dari aspek manajemen teknis maupun manajemen administrasi, mencakup kemampuan merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, mengevaluasi usahatani, dan mengembangkan kelompoktani itu sendiri. Adapun hasil terhadap pemetaan keragaan kelompoktani, ditindaklanjuti dengan pembagian kelas kemampuan (pemula, lanjut, madya, utama), sesuai dengan hasil penilaian yang dilakukan oleh Team Penilai BPP Welamosa yang berguna dalam penyusunan strategi pembinaan, pengawalan dan pendampingan, sehingga penyuluhan menjadi tepat sasaran terhadap penggunaan teknologi, maupun tepat dalam memberikan terapi guna memperbaiki, meningkatkan usahatani lebih produktif, efektif dan efisien. Beliau mengatakan kegiatan tersebut akan dijadikan model yang akan diikuti oleh wilayah kerja BPP di seluruh kecamatan yang tersebar di Kabupaten Ende. Adapun rangkaian kegiatan pengukuhan kelas kelompok tersebut diawali dengan kata pengukuhan oleh Kepala Dinas Pertanian dan penandatangan sertifikat kelas kelompoktani diikuti dengan pendatanganan berita acara pengukuhan dan penyerahan sertifikat kelas kelompok kepada seluruh ketua kelompoktani. (Felix Meko)