Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) merupakan ujung tombak pembangunan pertanian. Penyuluh bertanggung jawab dalam mengimplementasikan program-program pemerintah di bidang pertanian. Sebagai konsultan pertanian di tingkat Desa, penyuluh memiliki kewenangan dalam memberikan saran dan mengetahui hal-hal yang berkaitan dengan kondisi lahan pertanian, seperti letak lokasi pertanian, keberadaan faktor pendukung pertanian, sebaran berbagai jenis tanaman pertanian, jarak tempuh, topografi wilayah, dan informasi-informasi lain berkaitan dengan Wilayah Kerja Penyuluh Pertanian. Pemahaman penyuluh tentang cara penggunaan GPS dalam mendapatkan informasi merupakan prasyarat untuk menghadirkan informasi data tersebut. Global Positioning System (GPS). Merupakan salah satu alat pengukuran dan pemetaan yang dapat menentukan letak, luas, jarak, dan ketinggian suatu wilayah dengan tingkat keakuratan tinggi. Dengan menggunakan GPS akan diperoleh informasi kondisi suatu wilayah secara aktual. Badan Ketahanan Pangan dan Pelaksana Penyuluhan Kabupaten Luwu Utara, baru-baru ini melaksanakan Pelatihan GPS bagi Penyuluh. Pelatihan yang berlangsung selama 2 hari ini diikuti 24 orang penyuluh sebagai perwakilan 12 kecamatan. Tidak hanya pengenalan alat, penyuluh juga dilatih memetakan wilayah tugasnya masing-masing. Antusias peserta tampak dengan tercetusnya usulan untuk penganggaran pelatihan System Informasi Geografi (SIG) sebagai lanjutan Aplikasi GPS pada tahun anggaran 2017.