7 Desa Di Kecamatan Ngebel Mendapatkan Kawasan Pengembangan Durian Kanjeng
BPP Ngebel. Prospek pengembangan komoditas durian dimasa mendatang cukup menggembirakan karena permintaan yang cenderung meningkat sejalan dengan meningkatnya jumlah penduduk dan berkembangnya industri hulu dan hilir yang mendukung potensi serapan pasar di dalam dan luar negeri. Fenomena dalam kehidupan masyarakat juga menunjukan meningkatnya tingkat pendidikan dan kesejahteraan, mendorong peningkatan kesadaran dan minat masyarakat terhadap komoditas durian. Pengembangan usaha agribisnis durian mempunyai keunggulan dibandingkan dengan komoditas pertanian lainnya. Pertama dalam satuan luas lahan yang kecil dapat memberikan keuntungan relatif besar. Kedua, dapat memberikan jaminan pendapatan yang tinggi, jangka panjang dan berkelanjutan. Perluasan areal durian merupakan upaya investasi jangka panjang dan diarahkan untuk komoditas buah-buahan Unggulan Nasional yang mempunyai keunggulan komparatif dan kompetitif. Ditinjau dari ketersediaan dan daya dukung sumber daya alam, maka Kecamatan Ngebel Kabupaten Ponorogo mempunyai potensi yang sangat besar bagi pengembangan durian. Dalam upaya memenuhi kebutuhan akan produk durian, diperlukan usaha peningkatan produksi yang mengarah kepada peningkatan efisiensi usaha, produktivitas dan mutu produk. Kegiatan ini dapat dilakukan dengan penguasaan dan aplikasi ilmu dan teknologi, memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan optimal dalam skala usaha yang layak, meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam manajemen usaha, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dan swasta dalam melaksanakan agribisnis durian. Salah satu upaya yang dapat dilakukan dalam pengembangan komoditas durian adalah melalui penumbuhan sentra-sentra produksi komoditas yaitu melalui perluasan areal tanam. Dalam kaitannya dengan hal ini sangat diperlukan koordinasi penentuan lokasi perluasan areal buah durian yang mengacu sepenuhnya pada pengembangan sentra di Kabupaten Ponorogo. Disini pemanfaatan sumberdaya alam secara arif bijaksana, penyediaan dan penerapan teknologi produksi, pemilihan dan penggunaan agro input yang ramah lingkungan akan memberikan hasil yang maksimal. Masyarakat tani diharapkan berperan aktif sedangkan pemerintah berkewajiban untuk membinanya melalui berbagai kegiatan penyuluhan dalam rangka mendorong motivasi petani. Untuk keberhasilan pelaksanaan kegiatan pengembangan/perluasan areal durian. Untuk merangsang / memotivasi percepatan agribisnis durian diperlukan kegiatan dan dukungan nyata dari berbagai pihak terutama dari pemerintah Kabupaten dan instansi terkait. Untuk itu pada kegiatan penanaman perdana tanaman durian di Desa Ngrogung kecamatan Ngebel kabupaten Ponorogo juga diadakan kontes buah durian yang akan diikuti oleh seluruh Desa yang ada di Kecamatan Ngebel. (Admin_ponorogo/ Elip Widiyanti, SP)