Loading...

Budidaya Padi Ramah Lingkungan (BPRL)

Budidaya Padi Ramah Lingkungan (BPRL)

Latar Belakang Budidaya Padi Ramah Lingkungan:

1.     Pertanian padi masih bergantung pada pupuk dan pestisida kimia

2.     Dampak negatif:

·       Kesuburan tanah menurun

·       Biaya produksi tinggi

·       Lingkungan dan kesehatan terganggu

3.     Solusi: Budidaya padi ramah lingkungan

Pengertian Budidaya Padi Ramah Lingkungan

Teknologi budidaya padi sawah dengan penerapan teknologi padi jajar legowo, pengairan berselang, pemupukkan berimbang, dan penggunaan biopestisida. Tujuan akhir dari teknologi BPRL selain peningkatan produksi adalah perbaikan kesuburan tanah melalui teknologi yang tidak merusak dan berdampak negatif ke lingkungan seperti pemberian kapur pertanian untuk meningkatkan pH.  Dengan cara itu,  kemampuan petani dalam mengatasi dampak perubahan iklim yang sedang terjadi semakin meningkat dan tangguh  melalui penerapan teknologi alternatif dalam lingkup pertanian cerdas iklim.

Tujuan Budidaya Padi Ramah Lingkungan

1.     Menjaga kesuburan tanah jangka panjang

2.     Menekan biaya produksi

3.     Menghasilkan beras sehat

4.     Menjaga lingkungan dan keanekaragaman hayati

5.     Meningkatkan pendapatan petani

Prinsip Utama Budidaya Padi Ramah Lingkungan

1.     Penggunaan pupuk organik

2.     Pengendalian hama terpadu (PHT)

3.     Pengelolaan air yang efisien

4.     Pemanfaatan mikroorganisme lokal

5.     Mengurangi limbah pertanian

Persiapan Lahan

1.     Olah tanah sempurna

2.     Gunakan pupuk kandang/kompos 2–5 ton/ha

3.     Jerami dikembalikan ke lahan (tidak dibakar)

4.     Biarkan tanah beristirahat sebelum tanam

Pemilihan Benih

1.     Gunakan benih unggul dan sehat

2.     Benih bersertifikat atau benih lokal adaptif

3.     Perlakuan benih:

4.     Direndam air hangat

5.     Bisa ditambah MOL/PGPR

Sistem Tanam

1.     Jajar Legowo 2:1, 3:1, atau 4:1

2.     Bibit muda (12–18 HSS)

3.     1–2 bibit per lubang

4.     Jarak tanam teratur untuk sirkulasi udara

Pemupukan Ramah Lingkungan

1.     Pupuk organik:

·       Kompos

·       Pupuk kandang

·       Bokashi

2.     Pupuk hayati:

·       PGPR

·       Trichoderma

3.     Pupuk kimia dikurangi dan tepat dosis

Pengelolaan Air

1.     Tidak tergenang terus-menerus

2.     Sistem basah–kering berselang (AWD)

3.     Hemat air

4.     Akar lebih kuat dan sehat

Pengendalian Hama dan Penyakit (PHT)

1.     Pengamatan rutin

2.     Musuh alami (laba-laba, capung)

3.     Pestisida nabati

4.     Pestisida kimia sebagai pilihan terakhir

Pengendalian Gulma

1.     Penyiangan manual

2.     Gasrok atau rotary weeder

3.     Mulsa jerami

4.     Mengurangi herbisida kimia

Panen dan Pascapanen

1.     Panen tepat umur

2.     Perontokan bersih

3.     Pengeringan alami

4.     Kualitas gabah lebih baik dan bernilai jual tinggi

Keuntungan Budidaya Padi Ramah Lingkungan

1.     Biaya produksi lebih rendah

2.     Tanah lebih subur

3.     Lingkungan terjaga

4.     Beras lebih sehat

Penutup

Budidaya padi ramah lingkungan adalah:

1.     Investasi jangka panjang

2.     Jalan menuju pertanian berkelanjutan

3.     Upaya nyata meningkatkan kesejahteraan petani