Kabupaten Konawe khususnya Kecamatan Konawe merupakan salah satu daerah penghasil tanaman buah nangka (artocarpus integra) terutama di Kelurahan Bungguosu. Tanaman ini selain dijadikan sebagai buah dan sayuran juga dapat dijadikan sebagai bahan makanan yang memiliki rasa yang lezat (abon nangka rasa daging). Pada saat buah nangka melimpah banyak masyarakat yang tidak dapat memanfaatkan buah nangka dengan baik karena kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelolah dan memanfaatkan buah nangka agar memiliki nilai ekonomis yang lebih tinggi, sehingga buah nangka banyak terbuang percuma bahkan dibiarkan busuk di pohonnya. Salah satu metode yang dilakukan dalam menghadapi permasalahan dilapangan adalah penyuluh pertanian Kecamatan Konawe menerapkan teknologi pengolahan hasil-hasil pertanian dengan cara membuat abon nangka rasa daging. Adapun cara pembuatannya sebagai berikut :1. BahanBuah nangka muda 3 Kg kupas lalu potong dan bersihkan, udang kupas ½ kg, air 200 ml, minyak goreng.2. BumbuKemiri 4 butir, bawang puih 3 siung, bawang merah 6 siung, jintan ¼ sendok teh, kunyit segar 2 cm, ketumbar ½ sendok teh, garam secukupnya, gula pasir secukupnya.3. Cara MembuatRebus nangka sampai lunak angkat dan buang airnya, rebus udang sampai matang lalu angkat, air renbusan jangan dibuang, tumbuk nangka jangan sampai hakus, lalu campurkan nangka dengan udang aduk hingga rata, tumislah bumbu halus sampai harum, masukkan air rebusan udang dan campur nangka kedalam tumisan bumbu aduk hingga rata, masak dengan api kecil aduk sampai mengering, panaskan minyak kembali lalu goreng adonan nangka sampai kering, angkat dan tiriskan, kemudiang tekan-tekan campuran abon nangka sampai minyak keluar, pisahkan abon dengn menggunakan garpu supaya abon nangka tidak menggumpal.4. Abon nangka siap dikemas. Melalui penerapan teknologi pengolahan abon nangka, masyarakat tani di Kecamatan Konawe dapat menambah penghasilannya dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya karena abon nangka tersebut memiliki harga jual yang baik di pasaran, selain itu memiliki rasa yang enak dan disenangi oleh masyarakat pada umumnya. Saat ini masyarakat tani Kecamatan Konawe telah mengembangkan usaha abon nangka dan proses pemasarannya di salurkan pada kios-kios skala kecil dan pasar tradisional yakni ; pasar wawotobi, pasar puosu, dan pasar ameroro , yang terdapat di Kabupaten Konawe dengan harga jual Rp. 20.000/100 gram. Selain itu juga sering di masukkan pada ajang pameran daerah atau pameran EXPO.