Di awal bulan Mei 2020, disaat dunia masih didera oleh wabah Virus Corona, ada suasana ceriah dan senyum terlihat dari wajah-wajah petani yang berada di desa Uluwae dan Uluwae I Kecamatan Bajawa Utara, Kabupaten Ngada, Propinsi Nusa Tengara Timur. Daerah yang tadinya terdampak kekeringan pada bulan Pebruari 2020 kini ada yang mulai panen , ini merupakan kesiap siagaan Pemerintah Daerah Kabupaten Ngada melalui Dinas Pertanian dan stakeholder yang melaksanakan kegiatan Brigade Pompa air di kedua desa tersebut. Camat Bajawa Utara Yohanes Nday,S.Sos Menyambut baik hasil yang mulai dirasakan oleh masyarakat petani diwilayahnya. Berkat Tuhan Yang Maha Pengasih dan restu leluhur serta campur tangan kasih dari semua pihak sehingga petani di Uluwae ini dapat panen padi kali ini ujarnya. Setelah kegiatan brigade Pompa air, hujan mulai turun pada akhir Bulan Pebruari sehingga lahan sawah di P3A Malatawa dan sekitarnya, yang tadinya terdampak kekeringan berubah menjadi lahan yang bisa menyumbangkan pangan daerah kita ini tambahnya. Camat juga mengapresiasi atas kesigapan Dinas Pertanian Kabupaten Ngada bersama mitra kerja pajale TNI dari Kodim 1625/Ngada dalam kegiatan brigade Pompa air bulan Pebruari lalu. Saya atas nama petani disini mengucapapkan terima kasih berlimpah kepada Kepala Dinas Pertanian beserta jajaranya atas bantuan 10 buah pompa air dan juga atas partisipasi dalam menangani bahaya kekeringan di wilayah ini, tidak lupa jajaran TNI dari Kodim 1625, BPP Watukapu, Pemerintah Desa Uluwae dan Uluwae I, para Penyuluh, POPT, para pengurus P3A serta semua petani yang tidak menyerah dengan keadaan alam yang kadang tidak berpihak pada para petani. Setelah melakukan pemantauan langsung di lapangan Selasa 14 April 2020, melalui media WhatsApp Grub BPP Bajawa Utara, Kepala BPP Watukapu Bernadus Keu,SST mengatakan bahwa panen padi sawah di Desa Uluwae dan Uluwae I merupakan titik balik dari keadaan kekeringan lahan pada awal Pebruari yang lalu. Ada senyum petani, ada juga harapan ketersediaan gabah/beras untuk pemenuhan stok pangan masyarakat. Kepala BPP juga meyakini bahwa hasil yang ada berkat kerja keras dari petani yang pantang menyerah dan pihak –pihak yang telah membantu petani. PPL Desa Uluwae I Yoris Bani Sola,S.Pt mengatakan Panen padi sawah di wilayah binaannya itu terjadi karena kerja keras dari semua pihak , ketekunan dalam berusaha, pembelajaran dari setiap orang yang memberi masukan kepada para petani , pengorbanan waktu dan tenaga, dan yang paling penting adalah cinta terhadap apa yang dikerjakan. “Kalau mau mencapai pelangi , harus bisa melewati hujan, kalau mau ada hasil butuh kerja yang lebih keras ujarnya.Tampa semua itu maka hasil yang kita terima tidak akan maksimal. Salah satu petani di P3A Malatawa Ulbaldus Sue merasa bersyukur karena sawahnya dapat panen kali ini. Kami sangat bersukur kepada Tuhan atas berkatnya dan restu nenek moyang sehingga hujan turun stabil dari akhir bulan Pebruari sampai sekarang ini sehingga kami bisa panen . kami juga berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu kami katanya. Penulis : Kristianus Neni Siga Taa,SST (Programer BPP Watukapu)