Loading...

Ada Tren Peningkatan Luasan Tanam Jagung Kuning Di Kecamatan Watopute

Ada Tren Peningkatan Luasan Tanam Jagung Kuning Di Kecamatan Watopute
Ada Tren Peningkatan Luasan Tanam Jagung Kuning Di Kecamatan Watopute Belakangan ini Pemerintah Kabupaten Muna lagi gencar-gencarnya meningkatkan luasan tanam dan produksi jagung kuning di wilayahnya. Untuk mendukung kegiatan tersebut kelompok tani dibantu dengan bibit dan paket pupuk subsidi. Petani mengajukan CPCL(calon petani calon lahan) sebagai dasar dalam pemberian bantuan yang ada. Ditambah lagi dengan bantuan alsintan yang memudahkan petani dalam melakukak aktifitas taninya. Kecamatan Watopute sebagai kecamatan penyangga produksi pertanian mengambil peran besar untuk itu, terbukti dari peningkatan jumlah petani yang berbudidaya tanaman jagung kuning. “Semua desa ada peningkatan jumlah luasan tanam dan produksi “ ujar La Fiu, SP selaku Koordinator penyuluh Pertanian Kecamatan Watopute. Para penyuluh pertanian di kecamatan Watopute juga langsung pro aktif dalam mendukung program tersebut. Segala upaya yang berhubungan dengan tugas-tugas lapangan dimaksimalkan, tentunya dengan intens melakukan kunjungan ke poktan, melakukan koordinasi dengan pihak terkait serta mendampingi petani dalam melakukan aktifitas taninya. Dari data yang ada desa wakadia menjadi wilayah terluas yang mananam jagung kuning. Diperiode april – september saja sudah ada sekitar 500 Ha yang menanam, belum termasuk untuk periode oktober – maret ini. Menurut Kepala pertanian kecamatan, Wa Ode Sitti Isroa, SP. “Trendnya untuk penanamn jagung kuning di Kecamatan Watopute ini selalu ada peningkatan dari tahun ke tahun”. Menurutnya masyarakat sudah mengetahui dan menikmati hasil dari budidaya jagung kuning ini. Menurut keterangan salah satu petani di Wakadia, La Saina “ada peningkatan ekonomi masyarakat dengan budidaya tanaman jagung kuning ini, yang selama ini kita menanam jagung lokal hanya bisa dapat 2 ton perhektar setelah kita menanam jagung kuning ini produksi bisa mencapa 7 – 8 ton perhektar” ujarnya. Dengan melihat fakta yang ada dari hasil produksi ada peningktan sekitar 200 % .