Loading...

Adanya Petani Harapan Umat dan Al-Hidayah, HP Berharap Produksi Pertanian Terus Berkembang di Tengah Pandemic

Adanya Petani Harapan Umat dan Al-Hidayah, HP Berharap Produksi Pertanian Terus Berkembang di Tengah Pandemic
Sudah memasuki satu tahun lebih lahan cabe Al-Hidayah, produksi pangan yang berada di desa Bulontala Timur Kecamatan Suwawa Selatan terus melahirkan petani baru terutama cabe. Bantuan milik pemerintah (APBN) pada tahun 2019 berupa benih cabe kini sudah terealisasi dan telah menghasilkan pangan bagi petani Al-Hidayah. Petani Al-Hidayah tidak hanya membudidayakan cabe, tetapi juga ada beberapa di antaranya adalah petani jagung. Tahun 2019 harga cabe masih terus terjadi fluktuasi. Sayangnya, pandemic yang datang melanda Indonesia termasuk Provinsi Gorontalo terutama wilayah Kabupaten Bone Bolango, di tahun 2020 tepatnya pertengahan tahun harga cabe drastis turun harga. Petani Milenial Harapan Umat yang berada pula di desa Bulontala Timur pada awal tahun 2020 baru saja melakukan pemanenan bawang merah varietas bauji, dengan hasil 450kg/hektar. Senin 8 juni 2020, desa Bulontala Timur ditinjau langsung oleh Bupati Bone Bolango Hamim Pou bersama Ibu Bupati Lolly Pou. Adapun kegiatan yang dilakukan bersama Kepala Dinas Pangan, Kepala Dinas Pertanian & Peternakan, Kepala Sekretariat, Kepala Bidang Penyuluhan, TPH, Perkebunan, PSP, Kepala BPP dan seluruh PPL dan Camat Suwawa Selatan. Kegiatan berlangsung pada sore hari pukul 16.00, dengan mengunjungi terlebih dahulu salah satu pekarangan milik warga desa Bulontala Timur yang teradapat beberapa tanaman yang dibudidayakan seperti labu, bawang merah dan juga cabe. Hamim Pou mengungkapkan, "terus kembangkan pertanian dengan memanfaatkan pekarangan. Pekarangannya bagus, ada bermacam-macam tanaman, jadi sudah tidak perlu lagi membeli sayuran untuk kebutuhan makanan." Setelah itu Hamim Pou beserta Lolly Pou mengunjungi lahan cabe milik salah satu anggota kelompok tani Al-Hidayah. Lahan yang dikunjungi tengah ternaman cabe berumur empat bulan. Selain itu, lahan cabe itu pula terdapat tempat penampungan air guna untuk mengantisipasi jika kemarau. Tempat penampungan air tersebut berbentuk seperti kolam dan di dalamnya dimanfaatkan untuk budidaya ikan. Setelah mengunjungi pekarangan dan lahan cabe, Hamim Pou dan Lolly Pou beserta rombongan melakukan penanaman bawang merah varietas bauji milik anggota kelompok tani Milenial Harapan Umat. Lahan seluas 0.08 ha dengan difasilitasi alat otomatis penyiraman berupa sprinkler. Petani bawang merah ini awalnya bekerja sebagai buruh. Dampak dari pandemic, pada akhirnya berdampak pada pekerja sehingga sulit mendapatkan pekerjaan, dan petani bawang merah tersebut memilih untuk bertani. Bupati Bone Bolango pada kegiatan terakhirnya juga melakukan penanaman jagung. Penulis; Yusran Ibrahim, SP PPL & KCD/Mantri Tani